Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Cegah Banjir Tahunan, Pemkab Karawang Bahas DAS

LOGOS TNbadge-check


					Cegah Banjir Tahunan, Pemkab Karawang Bahas DAS Perbesar

Karawang, TransNews.co.id-Agar tidak menjadi kawasan banjir tahunan Bupati Karawang bersama Sekda dan Dinas PUPR dan para Kades serta para Pengembang Rakor membahas penanganan daerah aliran sungai (DAS) saluran pembuang Kalikalapa, di Sedana Bukit Golf Karawang, Selasa (16/2/2021).

Dalam rapat Sekda berharap kawasan yang ada di Selatan Karawang terintegrasi seperti KIIC, KJIE, Sadana ataupun kawasan-kawasan lain ikut andil, baik dalam bentuk konsorsium atau apapun untuk bersama-sama menangani banjir.

“Kita harus membangun penyelesaian secara holistik. Karena itu harus menggunakan sistem yang baik agar permasalahan banjir ini dapat selesai dan tidak menimbulkan masalah lagi nantinya,” ujar Sekda Acep Jamhuri.

Sekda juga menandaskan, pengembang harus berdasarkan perencanaan kajian hidrologi. Kajian inu harus benar-benar diperketat.

“Masing – masing pengembang punya tanggungjawab untuk untuk membuat kolam retensi, long storage, atau pun membuat danau atau memperluas danau jika sudah ada,” kata Sekda.

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana dalam kesempatan itu mengatakan, pemerintah kabupaten tak pernah mempersulit apapun untuk para pengembang.

Namun untuk masalah Amdal, Bupati sangat berkepentingan karena harus memperhatikan masyarakatnya.

“Ada kewajiban saya disini untuk mempertanggungjawabkan kepada masyarakat,” tandas Bupati.

Karenanya, Bupati bersependapat dengan Sekda bahwa kajian hidrologi yang dilakukan pengembang harus diperketat. Hal ini agar pembangunan wilayah tidak menimbulkan banyak masalah, terutama banjir.

Bupati mengingatkan kepada para pengembang agar komitmen dan konsisten dengan surat pernyataan yang dibuatnya akhir Desember 2020 lalu.

“Saya minta keseriusan dan niat baik pengembang dalam penanganan banjir untuk kaawasan,” Pungkasnya.(WY) Editor:Nas

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Hadiri Tahlil dan Pengajian Muslimah Haul Sunan Ampel ke-549

7 Februari 2026 - 19:40

Pemkab Sidoarjo Kebut Perbaikan Jalan Berlubang

7 Februari 2026 - 19:37

Bupati Subandi Gaspol Perbaikan Jalan Rusak, Target Rampung Sebelum Lebaran

7 Februari 2026 - 19:34

Buka Muswil IX PPP Jateng, Mardiono Tegaskan Fokus Partai pada Kesejahteraan dan Ekonomi Rakyat

7 Februari 2026 - 19:12

News Trending DAERAH