Dampak Corona: Puluhan Pabrik Di Cianjur Rumahkan Karyawan Tanpa Jaminan

Cianjur,transnews.co.id- Akibat terdampak pandemi corona baru penyebab Covid-19, sedikitnya ada 42 pabrik di Kabupaten Cianjur Jawa Barat, dikabarkan telah merumahkan ribuan karyawan tanpa jaminan. Tidak itu saja puluhan pabrik itu telah menutup operasionalnya gegara dampak corona.

Terkait hal itu, Kepala Bidang Hubungan Industri Disnakertrans Cianjur Aries Heriansah seperti dikutip Ayo Bandung. com, jum’at (1/5/2020), mengatakan, belum ada keterangan resmi dari perusahaan soal pemutusan hubungan kerja (PHK). Hal itu karena status karyawan masih dirumahkan untuk sementara.

“Saat ini status karyawan dirumahkan, bukan di-PHK, meskipun sebagian besar tanpa jaminan. Kami dari dinas sudah meminta seluruh perusahaan yang ada di Cianjur untuk membuat laporan resmi secara tertulis terkait data karyawan,” katanya.

Pihak dinas, menurut Aries, belum mendapatkan surat resmi dari tiap perusahaan terkait status karyawan yang dirumahkan tersebut. Jika terjadi PHK, pihaknya akan bersifat tegas karena harus berdasarkan sejumlah alasan dan prosedur, tidak bisa langsung melakukan PHK.

“Kalau langsung di-PHK bahaya. Semua juga ada prosedurnya, dirumahkan alasannya karena corona, kalau sudah beres corona harus dipekerjakan kembali,”tegasnya.

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, silahkan mengirim sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: transnewsredaksi@gmail.com