Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PERISTIWA

Danjen Kopassus Resmi Tutup Pendidikan Komando Angkatan 104 TA 2020 di Cilacap

LOGOS TNbadge-check

Cilacap,transnews.co.id-Pendidikan Komando angkatan ke 104 Tahun Anggaran 2020 resmi ditutup oleh Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa.

Penutupan ditandai dengan penanggalan tanda siswa, penyematan baret merah dan pemasangan brifet Komando serta pemberian ijazah kelulusan kepada perwakilan peserta didik di Pantai Permisan Kabupaten Cilacap, Senin (10/8/2020) kemarin.

Pendidikan Komando Angkatan 104 diikuti oleh 187 peserta yang terdiri dari 31 Perwira, 125 Bintara dan 31 Tamtama.

Dalam pelantikan Komando 104 ini juga menyertakan duta-duta dari Prajurit Komando Korps Paskhas TNI AU sebanyak 10 Orang. Dari 187 peserta yang tidak berhasil lulus menyelesaikan pendidikan ada 6 peserta.

Dalam amanatnya Danjen Kopassus mengucapkan selamat dan rasa bangga, rasa hormat kepada prajurit yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan komando selama 7 bulan dengan baik.

“Kualifikasi brifet yang telah kalian sandang dan ikrar yang telah mereka ucapkan, dapat mendorong dan memotivasi dalam mengabdikan diri kepada pasukan khusus,” harap Danjen.

Danjen mengatakan, pendidikan komando di design berbeda dengan pendidikan yang lain dari berbagai segi maupun waktu jam ideal. Dalam pelaksanaannya, pendidikan komando yang telah dilaksanakan terbagi tiga tahap mulai dari basis, gunung hutan dan rawa laut.

“Ini merupakan media latihan dengan materi teknik dan taktik pasukan khusus yang tidak mudah dilalui oleh setiap prajurit, faktanya ada 6 peserta yang gagal pendidikan dan harus di pulangkan,” tandasnya.

Danjen Kopasus berpesan, berbanggalah kalian yang telah berhasil melalui tahapan dengan baik, namun ingat, penutupan pendidikan komando ini bukan akhir dari perjuangan tetapi justru menjadi awal langkah kalian untuk mengabdi kepada TNI, Bangsa dan Negara sebagai prajurit pasukan khusus.

“Pendidikan di tahun ini memiliki perbedaan situasi dengan tahun sebelumnya, dimana dihadapkan dengan tantangan dan kondisi Pandemi Covid-19,” katanya.

Untuk itu, ia berharap selama pelaksanaan pendidikan dan pasca pendidikan agar tetap mematuhi protokol Kesehatan dan aturan tatanan normal baru atau new normal.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut mendukung terlaksananya pendidikan Komando ini dengan baik, semoga kerjasama yang telah terjalin selama ini dapat terus berkembang di masa yang akan datang,” pungkasnya.***

Baca Lainnya

Khatmil Qur’an Pemprov Jatim, Khofifah Ajak Perkuat Ibadah dan Pengabdian untuk Masyarakat

14 Maret 2026 - 22:30

Wujudkan Kepedulian di Bulan Ramadhan, GWS Jepara Gelar Aksi Berbagi Takjil

14 Maret 2026 - 01:05

Pemkab Sidoarjo Kebut Perbaikan Jalan, Bupati Subandi Target Tuntas Sebelum Lebaran

14 Maret 2026 - 01:02

Progres Sekolah Rakyat Surabaya Capai 26,76 Persen, Target Rampung Juni 2026

14 Maret 2026 - 01:00

News Trending DAERAH