Menu

Otomatis

HUKUM

Digerebek Satpol PP, Kemaluan Dijadikan Tempat Sembunyikan Pil Tramadol

LOGOS TNbadge-check

Digerebek Satpol PP, Kemaluan Dijadikan Tempat Sembunyikan Pil Tramadol Perbesar

Tangerang,Transnews -Panik sekaligus ketakutan, seorang penjaga kios Obat di wilayah Pinang, Kota Tangerang Provinsi Banten, nekad kemaluannya dijadikan tempat menyembunyikan 500 butir pil Tramadol, setelah Tim Gakumdu, Sat Pol PP, kota Tangerang mengerebek kiosnya ,Kamis(20/6/2019).

Saat dilakukan penggerebekan,sebut saja ‘Tince’ gerak gerik cara berjalannya mencurigakan petugas,kemudian Tim Gakumdu Sat Pol PP memeriksanya.Setelah diperiksa ternyata didalam kemaluannya didapati ratusan pil Tramadol.

” Awalnya ditanya,ia mengaku tidak apa apa.Kami semakin curiga lalu memeriksanya.Setelah diperiksa terbuat ratusan pil Tramadol didapati di kemaluan wanita itu,” Ujar Tim Gakumdu, Kiki Sabrina.

Kepala Bidang Penegakkan Hukum Produk Daerah Satuan Polisi Pamong Praja kota Tangerang, Kaonang, menjelaskan kios kios yang digrebek itu menjual obat yang masuk dalam daftar golongan 4.Jenis obat itu diantaranya, Ricanol, Alfazolam,Exymer dan Tramadol.

” Dalam prakteknya,lima kios kios itu seolah olah menjual kosmetik sebagai kamuflase saja.Padahal kenyataannya mereka menjual obat keras yang masuk daftar golongan 4,” terang Kaonang.

Kaonang menandaskan, dalam sidang Tipiring yang digelar di PN Tangerang, 5 orang pemilik kios dan penjaganya terbukti bersalah.Mereka melanggar Perda kota Tangerang No.8 Tahun 2018,tentang Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat.

Hasil penggerebegan dalam Penegakkan Gakumdu,terjaring sebanyak 16 orang. 4 orang penjual Miras, 7 orang PKL,5 orang penjual obat golongan 4.

” Mereka masing masing divonis denda Rp. 250 ribu atau kurungan Badan selama tiga hari.

Ini dia kios obat yang digrebek Tim Gakumdu, Satpol PP kota Tangerang. (Photo-Eko)

Khusus dari lima orang terdakwa penjual obat,dua orang tidak sanggup membayar denda,sebagai gantinya mereka dijebloskan kedalam tahanan Kejaksaan Negeri Tangerang,” pungkasnya. (Arief Eko/Kukuh)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Sebanyak 3.000 Peserta Ramaikan Haornas Jatim 2026, Olahraga Inklusif Tak Lagi Sekadar Seremonial

21 Sep 2026 - 19:10 WIB

Sebanyak 3.000 Peserta Ramaikan Haornas Jatim 2026, Olahraga Inklusif Tak Lagi Sekadar Seremonial

Pasar Murah ke-139 Digelar di Mojokerto, Pemprov Jatim Tekan Harga Bapok dan Jaga Daya Beli

19 Sep 2026 - 19:19 WIB

Pasar Murah ke-139 Digelar di Mojokerto, Pemprov Jatim Tekan Harga Bapok dan Jaga Daya Beli

Sebut Tebang Pilih Aturan Izin Bangunan, Handiyana Tantang Ketegasan Wali Kota Depok

19 Sep 2026 - 14:40 WIB

Sebut Tebang Pilih Aturan Izin Bangunan, Handiyana Tantang Ketegasan Wali Kota Depok

Pesta Sastra Pelajar Jaksel 2026 Siap Digelar: Ruang Ekspresi Generasi Muda dan Komunitas

18 Sep 2026 - 21:53 WIB

Pesta Sastra Pelajar Jaksel 2026 Siap Digelar: Ruang Ekspresi Generasi Muda dan Komunitas

Sebanyak 7.223 Rumah di Sidoarjo Teraliri Jargas, Pemkab Usulkan 10.500 Sambungan Baru

18 Sep 2026 - 21:49 WIB

Sebanyak 7.223 Rumah di Sidoarjo Teraliri Jargas, Pemkab Usulkan 10.500 Sambungan Baru

Perkuat Manajemen Bencana, BPBD Jatim Gandeng Unhan RI

17 Sep 2026 - 20:03 WIB

Perkuat Manajemen Bencana, BPBD Jatim Gandeng Unhan RI
Trending di PERISTIWA