Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PERISTIWA

Dikeluhkan Peserta, Pagelaran Garut Intan Carnaval Minim Anggaran?

LOGOS TNbadge-check

Garut,transnews -Minimnya anggaran yang disediakan Dinas Pariwisata Kabupaten Garut dalam menggelar “Pesona Garut Intan Carnaval ” Sabtu (26/10/2019) berdampak terhadap ketidakpuasan peserta khususnya peserta Costum Carnaval kategori perorangan.

Perhatian atau apresiasi dari panitia terhadap peserta dirasa kurang memuaskan seolah-olah peserta dibiarkan begitu saja baik dari awal kedatangan pagi hari, sampai selesainya acara pada malam hari.

Padahal pengorbanan dari masyarakat (peserta) ini sangatlah besar, selain waktu, tenaga, pikiran bahkan materi yang dikeluarkanpun besar pula seperti salah satu pemenang costum Carnaval kategori perorangan golongan B, Felisha Arsyl yang memakai costum bertema
“Kebun Mawar ” terlihat cantik dan mempesona.

Dari pengakuan ibunda Felisha, Liez mengaku ide pembuatan Costum tersebut terinspirasi dari salah satu destinasi wisata di kabupaten Garut.

“Costum bertema Kebun Mawar terinspirasi dari salah satu destinasi wisata di kabupaten Garut tepatnya Kebun Mawar Situhapa yang beralamat di jl.samarang, Sukakarya kabupaten Garut,” ujar bunda Liez.

Liez menambahkan ide pengerjaan dan pembiayaan Costum agar bisa beda dari Costum lainnya tersebut dilakukan secara mandiri,tanpa lelah.

“Alhamdulilah semua sirna ketika karyanya menjadi pemenang meskipun hanya juara 3 namun saya sangat bersyukur dan bangga,” Kata Liez haru.

Pelaksana kegiatan Irno Soekarno Putra mengungkapkan, partisipasi masyarakat dalam memajukan kebudayaan dan pariwisata sangatlah luar biasa, terbukti dari banyaknya jumlah peserta yang ikut di tahun ini lebih banyak dari tahun sebelumnya.

“Semoga dengan adanya acara ini bisa merangsang pertumbuhan kreativitas warga Garut. Diharapkan pula event ini bisa menjadi daya tarik wisata agar lebih banyak wisatawan yang datang ke Garut,” harapnya.

Irno mengakui bahwa anggaran untuk pelaksanaan event ini sangatlah minim sehingga berdampak terhadap ketidak optimalan pelayanan terhadap para peserta.

Disinggung soal anggaran kegiatan, Irno menjelaskan, untuk berapa jumlah anggarannya saya tidak tahu,Kabid Kesenian Dinas Pariwisata lah yang mengelola anggaran sekaligus Ketua Panitianya,saya hanya pelaksana dilapangan,” tandasnya. (Chrystian)

Baca Lainnya

Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan Dimulai 6 April 2026, Lalu Lintas Dialihkan

5 April 2026 - 20:28

Aspidum Kejati Jatim Dicopot, Kejagung Lakukan Pemeriksaan Internal

4 April 2026 - 07:57

BPBD Jatim Tetap Layani Kebencanaan di Bangkalan Saat Penerapan WFH

3 April 2026 - 18:37

Beri Uang Pembinaan, Ketua DPRD Jepara Bakar Semangat Atlet Karate di Kejurprov Jateng

3 April 2026 - 18:02

News Trending DAERAH