Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Diskominfo Jatim Gelar Cerdas Digital di Sidoarjo: Ubah Pengguna Internet Konsumtif Jadi Produktif

Avatar photobadge-check


					Diskominfo Jatim Gelar Cerdas Digital di Sidoarjo: Ubah Pengguna Internet Konsumtif Jadi Produktif Perbesar

Diskominfo Jatim Gelar Cerdas Digital di Sidoarjo: Ubah Pengguna Internet Konsumtif Jadi Produktif

SIDOARJO, transnews.co.id – Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur (Diskominfo Jatim) kembali menggelar kegiatan Cerdig (Cerdas Digital) dengan tema “Mengubah Kebiasaan Pengguna Internet yang Konsumtif menjadi Pengguna yang Produktif”, Minggu (9/11/2025), di Limasan Kopi Sidoarjo.

Kegiatan ini diikuti oleh 100 anggota Karang Taruna se-Kabupaten Sidoarjo dan dibuka secara daring oleh Kepala Diskominfo Jatim, Sherlita Ratna Dewi Agustin.

Dalam sambutannya, Kadis Sherlita menyampaikan bahwa hasil data Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menunjukkan sebanyak 72,6 persen masyarakat Indonesia memanfaatkan media sosial untuk mendapatkan informasi, melampaui media konvensional seperti televisi dan situs berita daring.

Namun, lanjutnya, hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) juga mengungkap bahwa media sosial menjadi sumber utama penyebaran informasi hoaks. Hal ini, menurutnya, menjadi tantangan agar masyarakat semakin cerdas dan bijak dalam menggunakan teknologi digital, khususnya media sosial.

“Berangkat dari hal ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama seluruh pemangku kepentingan menyelenggarakan kegiatan peningkatan literasi digital bagi masyarakat,”

“Tujuannya untuk menciptakan ruang digital yang sehat. Semoga kegiatan ini menjadi bentuk ikhtiar bersama dalam meningkatkan literasi digital dan memanfaatkan teknologi informasi secara produktif,” ujar Sherlita.

Tiga narasumber dihadirkan dalam kegiatan tersebut, masing-masing mewakili bidang jurnalisme, komunikasi publik, dan kreatif digital.

Adit Hananta Utama, jurnalis sekaligus aktivis kepemudaan, menjelaskan bahwa digitalisasi membawa banyak manfaat, namun juga menimbulkan berbagai tantangan sosial.

“Digitalisasi bukan sekadar scrolling TikTok, Reels, Instagram, atau YouTube Shorts. Ada banyak platform yang bisa kita manfaatkan untuk membangun kekuatan ekonomi,” terangnya.

Sementara itu, Karolus Danar Kurniawan, pakar komunikasi korporat dan hubungan masyarakat, menilai generasi muda Indonesia tengah menghadapi kondisi darurat internet.

“Darurat internet bukan berarti tidak tahu cara menggunakan internet, tetapi ketika kita gagal memanfaatkannya secara maksimal. Jika kita tidak bisa menjadi raja di internet, kita justru akan diperbudak olehnya,” tegas Karolus.

Baca Lainnya

Mayat Pria Bertato Segitiga Ditemukan Mengapung di Perairan Kembang, Jepara

10 Maret 2026 - 09:43

Polsek Kalinyamatan Evakuasi Jasad Anak 10 Tahun yang Tenggelam di Sungai Setanjung

10 Maret 2026 - 03:52

Gelar Santunan Ramadhan 1447 H, MT Silaturahmi Kota Depok & Tasya Lovers Santuni 50 Anak Yatim

9 Maret 2026 - 23:11

Kunker ke Jepara, Zulhas Pastikan Program Pangan Berjalan

9 Maret 2026 - 19:01

News Trending PERISTIWA