Menu

Otomatis

DAERAH

Polsek Kalinyamatan Evakuasi Jasad Anak 10 Tahun yang Tenggelam di Sungai Setanjung

Avatar photobadge-check

Polsek Kalinyamatan Evakuasi Jasad Anak 10 Tahun yang Tenggelam di Sungai Setanjung. Perbesar

Polsek Kalinyamatan Evakuasi Jasad Anak 10 Tahun yang Tenggelam di Sungai Setanjung.

JEPARA, transnews.co.id – Seorang bocah berusia 10 tahun dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam di Sungai Setanjung, wilayah Desa Batukali, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, Korban diketahui bernama Muhammad Abrisam Afham, seorang pelajar Madrasah Ibtidaiyah (MI) Hidayatul Husna yang berdomisili di Desa Krasak, Kecamatan Pecangaan, Jepara, pada Senin (9/3/2026).

Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Informasi awal diterima oleh Polsek Kalinyamatan dari warga yang melaporkan adanya anak tenggelam di Sungai Setanjung, tepatnya di wilayah RT 03 RW 04 Desa Batukali.

Berdasarkan keterangan ayah korban, Ishar Fani Setiawan (39), sekitar pukul 14.00 WIB korban meminta izin untuk keluar rumah bersama teman-temannya. Mereka awalnya berniat memancing di Sungai Setanjung yang berada di Desa Batukali.

Sesampainya di lokasi, teman-teman korban sudah lebih dulu memancing. Namun, korban kemudian menyampaikan keinginannya untuk berenang di sungai tersebut. Tak lama setelah turun ke air, korban diduga tenggelam dan tidak kembali muncul ke permukaan.

Teman-teman korban yang melihat kejadian itu panik dan segera pulang untuk memberi tahu orang tua korban. Mendapat kabar tersebut, keluarga bersama warga setempat langsung melakukan pencarian di sungai.

Salah seorang saksi, Ahmad Syafi’i (39), warga Desa Batukali, turut membantu pencarian dengan menyelam ke sungai. Korban akhirnya berhasil ditemukan dan dievakuasi dari dalam air, namun saat ditemukan kondisinya sudah tidak bernyawa.

Petugas Polsek Kalinyamatan yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP), mendata identitas korban serta para saksi, dan berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Kalinyamatan.

Hasil pemeriksaan medis oleh dokter Puskesmas Kalinyamatan, dr. Lupi Murwani, menyatakan bahwa korban meninggal dunia akibat tenggelam dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.

Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga. Keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Selanjutnya, keluarga berencana segera melakukan proses pemakaman.

Korban diketahui masih aktif sebagai pelajar di MI Hidayatul Husna dan tinggal bersama keluarganya di Desa Krasak RT 01 RW 04, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Cegah Kepanikan Megathrust, Pakar UPER Tekankan Pentingnya Literasi Informasi Bencana

14 Sep 2026 - 21:10 WIB

Cegah Kepanikan Megathrust, Pakar UPER Tekankan Pentingnya Literasi Informasi Bencana

Pengamat Sebut Layanan Biskita Depok Tak Menyasar Masyarakat Kelas Bawah

14 Sep 2026 - 11:50 WIB

Pengamat Sebut Layanan Biskita Depok Tak Menyasar Masyarakat Kelas Bawah

​BNI Beyoutiful Symphony Festival 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Edukasi Estetika Berbasis Sains

12 Sep 2026 - 19:04 WIB

​BNI Beyoutiful Symphony Festival 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Edukasi Estetika Berbasis Sains

Peringati Harpelnas, Asasta Depok Adakan Asasta Fun Run 2026

12 Sep 2026 - 18:47 WIB

Peringati Harpelnas, Asasta Depok Adakan Asasta Fun Run 2026

Tirta Asasta Perluas Cakupan Pelayanan Air Bersih Melalui Pembangunan IPA

12 Sep 2026 - 18:44 WIB

Tirta Asasta Perluas Cakupan Pelayanan Air Bersih Melalui Pembangunan IPA

Pemkab Sidoarjo Dukung Pembangunan Kompi Produksi Kodim 0816 untuk Perkuat Ketahanan Pangan

10 Sep 2026 - 19:01 WIB

Pemkab Sidoarjo Dukung Pembangunan Kompi Produksi Kodim 0816 untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Trending di DAERAH