Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

DLH Barito Selatan Kembangkan TPST untuk Kota Buntok

LOGOS TNbadge-check


					DLH Barito Selatan Kembangkan TPST untuk Kota Buntok Perbesar

Buntok, Transnews.co.id – Karena masih ada masyarakat yang membuang sampah sembarangan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) tahun ini akan mengembangkan sistem Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, B3, dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup, Nanang Shalahuddin mengatakan, TPST adalah tempat dilaksanakannya kegiatan pengumpulan, pemilahan, penggunaan ulang, pengolahan, dan pemrosesan akhir.

“Proses penanggulangan sampah di Kota Buntok ada TPS sanitary landfill yang berada di hilir, dan di hulu sampah dikelola oleh TPS3R yang merupakan swadaya dari masyarakat setiap RT dan RW. TPS di Kota Buntok, lanjutnya sekarang telah berkurang. Ada beberapa TPS yang sudah ditutup, sehingga sampai ada TPS yang melebihi kapasitas,” ujarnya, Rabu (26/1/2022).

Masih dikatakan Nanang Shalahuddin, kami ingin menambah beberapa TPS, tapi berupa TPST. Untuk mewujudkan itu, kami masih terkendala anggaran dan lahan untuk lokasi TPST tersebut. Dirinya mengaku sudah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk pengadaan lahan TPST di tiga kelurahan. Yakni Kelurahan Buntok Kota, Hilir Sper, dan Jelapat.

“Alhamdulillah Dinas terkait sudah mulai survei lahan-lahan yang akan dijadikan lokasi TPST tersebut,” tambahnya.

Dikatakannya, saat ini jumlah sampah menurutnya tidak mungkin berkurang dengan bertambahnya jumlah penduduk. Sedangkan biaya penanganannya dari tahun ke tahun cenderung tetap. Namun biaya yang tetap ini, dinilai tidak bisa menambah petugas kebersihan untuk menangani permasalahan yang ada.

“Mudah-mudahan saja program ini cepat terealisasi, agar permasalahan sampah di daerah kita bisa teratasi, dan kota kita bisa bersih dari sampah,” harapnya.

Baca Lainnya

Wujudkan Zero Narkoba Polres Jember Test Urine Bagi Para Perwira

7 Maret 2026 - 03:21

Ramadan Penuh Kebersamaan, Ormas PROGIB DPC Jepara Bagikan 1500 Takjil

7 Maret 2026 - 03:17

Dukung HPN 2026, Alfamart Kolaborasi Dengan GWI Jember Salurkan Puluhan Bansos Untuk Anak Yatim

6 Maret 2026 - 04:20

Jatim Siaga Mudik Lebaran 2026, Dinkes Dirikan 230 Pos Kesehatan dan Siapkan Ribuan Tenaga Medis

5 Maret 2026 - 19:10

News Trending DAERAH