Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

FKUB Kota Depok: Mahasiswa Dan Pemuda Mengawal NKRI

LOGOS TNbadge-check

DEPOK,transnews.co.id- Indonesia tengah menghadapi tantangan yang serius ditengah menguatnya situasi politik nasional dan internasional.

Hal ini menjadi dampak hingga ke daerah-daerah. Selain Jakarta yang masih menjadi pusat Indonesia, dampak situasi ini juga dirasakan di beberapa daerah pinggaran Jakarta, seperti Kota Depok.

Menghadapi hal ini, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Depok mengadakan diakusi kebangsaan dengan Tema “Peran Mahasiswa dan Pemuda Di Kota Depok Dalam Mengawal NKRI” Sabtu (1/02/2020).

Diskusi ini adalah upaya meningkatkan kecintaan para pemuda dan mahasiswa terhadap bangsa dan Negara, serta menghargai keberagaman di Indonesia, khususnya di Kota Depok.

Ketua FKUB Kota Depok, Habib Muhsin Alattas mengatakan bahwa, di era kemajuan teknologi dan informasi sekarang ini,dunia maya dan teknologi kebanyakan digunakan untuk menyebarkan ujaran kebencian dan propaganda radikalisme.

Maka sebagai pemuda yang merupakan aset bangsa, sangat penting perannya dalam menjaga dan mengawal Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Di era sekarang ini banyak paham yang Pluralisme ekstrem. Kita masuk dalam era teknologi dan penyebaran berita hoax yang cenderung provokatif. Akibatnya Ummat beragama tidak mampu menahan diri, kurangnya toleransi dan tidak ada saling menghargai. sehingga muncul potensi sosial dalam beragama,”ungkapnya tegas.

Dirinya juga berharap agar pemuda dan masyarakat dapat bersama-sama memerangi radikalisme dan meningkatkan kecintaan terhadap bangsa, serta mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945.

Hal senada disampaikan oleh Pdt. Maxie Rumagit, M.Th (Dosen STT Skripturan dan ISIP Jakarta). Beliau mengatakan bahwa
dalam mengawal NKRI, dimulai dari masing-masing orang.

Kecintaan, kepedulian turut serta mengambil bagian dalam setiap proses perjuangan bangsa dan negara adalah mutlak dilakukan tanpa melihat kepentingan pribadi.

“Sebagai pemuda dan mahasiswa kita harus memiliki kepekaan terhadap bangsa dan negara. Kecintaan tidak hanya diucapkan, namun juga dilakukan. Kecintaan kita kepada negara ditunjukan melalui sikap dan perbuatan kita yang berdasarkan UUD 1945 dan Ideologi Pancasila,”tutupnya.(ANDRY JM)

Baca Lainnya

Khatmil Qur’an Pemprov Jatim, Khofifah Ajak Perkuat Ibadah dan Pengabdian untuk Masyarakat

14 Maret 2026 - 22:30

Wujudkan Kepedulian di Bulan Ramadhan, GWS Jepara Gelar Aksi Berbagi Takjil

14 Maret 2026 - 01:05

Pemkab Sidoarjo Kebut Perbaikan Jalan, Bupati Subandi Target Tuntas Sebelum Lebaran

14 Maret 2026 - 01:02

Progres Sekolah Rakyat Surabaya Capai 26,76 Persen, Target Rampung Juni 2026

14 Maret 2026 - 01:00

News Trending DAERAH