Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PERISTIWA

Garut Bakal Jadi Pusat Hari Aksara Internasional Ke 54

LOGOS TNbadge-check

Garut, Transnews- Alun -alun Kabupaten Garut Jawa Barat,sudah di pastikan bakal menjadi pusat kegiatan Hari Aksara Internasional ke 54 tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2019.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut,Totong,SPd sebagaimana dilansir sejumlah media,Jum’at (8/11/19) di Garut menjelaskan, rencananya, kegiatan tersebut akan diselenggarakan selama tiga hari, mulai Selasa-Kamis (12-14 November 2019) bertempat di lapang Otista (Alun-Alun Garut) Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota.

Kegiatan Hari Aksra Internasional,kata Totong, bertujuan untuk memberantas buta aksara. Dalam kegiatan tersebut, setiap peserta dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat akan membuka stan dan menyampaian capaian kinerja khususnya untuk pemberantasan buta huruf, yang selama ini manjadi program pemerintah dalam mencerdaskan anak bangsa,”jelasnya.

Totong menambahkan kegiatan tersebut juga bertujuan untuk mengevaluasi mengenai program-program secara keseluruhan melalui stan pamerannya.

“Para peserta akan memaparkan capaian kinerjanya, baik menyangkut kinerja pemberantasan buta aksara, maupun peningkatan rata-rata lama sekolah,” urai Totong lagi.

Menurutnya,berdasarkan data di Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Garut, hampir 90 persen sudah terbebas dari buta aksara, terkecuali ada beberapa Kabupaten di Provinsi Jawa Barat yang masih ada warganya belum bisa baca tulis.

“Konsep peringatan HAI 2019 ini bukan sekadar seremonial saja, akan tetapi panitia lokal dan provinsi juga sudah mempersiapkan berbagai kegiatan yang dinilai bisa membangkitkan semangat pejuang pendidikan dalam memberantas buta huruf,” pungkasnya. (Chryst)

Baca Lainnya

Proyek Sekolah Rakyat Jatim 3 di Kota Kediri Capai 84,9 Persen, Masuk Tahap Finishing

17 Juni 2026 - 14:07

Progres Sekolah Rakyat Jatim 4 di Trenggalek Capai 79 Persen, PT Nindya Karya Terapkan Tiga Shift Kerja

17 Juni 2026 - 13:56

​Jembatani Tradisi dan Modernitas, UKM Seni Budaya UT Bogor Sukses Gelar GORES FEST 2026

16 Juni 2026 - 16:52

Ofero Pamerkan Dua Calon Produk Baru, Monster Evo dan Carria 1 di Jakarta Fair 2026

16 Juni 2026 - 11:01

News Trending ENTERTAINMENT