Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Gelar Diksar Koti Mahatidana Ke IV, Pemuda Pancasila Jepara Tambah Anggota Baru

LOGOS TNbadge-check


					Gelar Diksar Koti Mahatidana Ke IV, Pemuda Pancasila Jepara Tambah Anggota Baru Perbesar

JEPARA, transnews.co.id – Majlis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kab. Jepara gelar Pendidikan Dasar (Diksar) Komando Inti Mahatidana ke IV Sabtu-Minggu (19-20) dalam rangka perekrutan anggota baru Koti Mahatidana, kegiatan dilaksanakan di Bukit Mahoni Batealit, Sabtu (19/10/24).

Bambang Eko Purnomo (BEP) Ketua Majlis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Prov. Jawa Tengah dalam pemberian materi kepada anggota baru dan Pengurus MPC dan PAC se-kabupaten Jepara.

menyampaikan bahwa kader Pemuda Pancasila harus jadi pesilat bukan penjilat. Karena pesilat itu penuh dengan cita cita, penuh dengan perkembangan, penuh dengan gaya untuk mencapai tujuannya. Karena banyak jurus yang dilalui, banyak tingkatan yang harus dilalui untuk menjadi seorang pendekar.

“Seorang pesilat harus berjuang dahulu untuk mendapatkan sesuatu, Sedangkan penjilat tidak perlu berjuang, hanya memuji muji, hanya menjilat jilat, mengatakan yang baik tanpa melihat sesuatu baik buruknya di belakang,” terangnya.

Dikatakannya, janganlah melihat pemuda pancasila dari luar, tapi masuklah kedalamnya, lihat kami secara utuh agar masyarakat tahu siapa pemuda pancasila.

Meskipun kami selalu di bully dengan pasukan rendang, penjaga perbatasan toko swalayan dan lain sebagainya, kami tidak marah, kami tetap bergerak untuk menjaga NKRI, karena ketika kami berbuat kebaikan di masyarakat, tidak akan di lihat apalagi di puji, karena kami bukan ormas yang ingin di puji tapi kami berbuat tanpa ingin diketahui, masuklah kedalamnya, jika masyarakat ingin tahu dan pemuda pancasila sangat welcome, ada pribahasa tak kenal maka tak sayang,” Tegasnya.

Sementara itu, Murdiyanto Ketua MPC Kab. Jepara mengatakan bahwa kegiatan Diksar Koti Mahatidana merupakan kegiatan rutin setahun sekali dalam rangka perekrutan anggota baru.

”Ini tahun ke 4 kami laksanakan Diksar Koti Mahatidana, ketika ada anggota yang menginginkan masuk menjadi Komando Inti (Koti) Pemuda Pancasila harus melalui tahapan, yaitu mengikuti pendidikan dasar Koti Mahatidana, untuk saat ini diikuti sekitar 100 peserta, yang dipimpin dan dipandu pemateri dari Koti Wilayah Jawa Tengah,” ucapnya.

Baca Lainnya

Hadir di Rakornas 2026, Pimpinan Forkopimda Jepara Siap Sinkronkan Kebijakan Nasional dan Daerah

2 Februari 2026 - 21:23

Hadir di Rakornas 2026, Pimpinan Forkopimda Jepara Siap Sinkronkan Kebijakan Nasional dan Daerah

Peringati Harjasda ke-67, Pemkab Sidoarjo Gelar Doa Bersama 1.000 Anak Yatim 

2 Februari 2026 - 20:38

Peringati Harjasda ke-67, Pemkab Sidoarjo Gelar Doa Bersama 1.000 Anak Yatim 

Satu Dekade Berdiri, Universitas Pertamina Sabet Predikat Akreditasi Unggul

2 Februari 2026 - 11:45

Satu Dekade Berdiri, Universitas Pertamina Sabet Predikat Akreditasi Unggul

Ribuan Warga Jepara Padati Tradisi Baratan, Rayakan Nisfu Sya’ban Dengan Kirab Lampion

2 Februari 2026 - 11:30

News Trending DAERAH