Menu ✖

Otomatis

DAERAH

Ribuan Warga Jepara Padati Tradisi Baratan, Rayakan Nisfu Sya’ban Dengan Kirab Lampion

Avatar photobadge-check

Ribuan Warga Jepara Padati Tradisi Baratan, Rayakan Nisfu Sya’ban Dengan Kirab Lampion Perbesar

Ribuan Warga Jepara Padati Tradisi Baratan, Rayakan Nisfu Sya’ban Dengan Kirab Lampion

JEPARA, transnews.co.id – Ribuan warga dari wilayah Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, berbondong-bondong mengikuti tradisi Baratan, sebuah kirab budaya yang digelar setiap bulan Sya’ban atau Ruwah, bertepatan dengan malam Nisfu Sya’ban, Minggu (1/2/2026).

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang biasanya berpusat di Pendopo Kalinyamat, perhelatan kali ini dipusatkan di Dukuh Kauman, Desa Bandungrejo. Perubahan lokasi ini tidak menyurutkan antusiasme masyarakat untuk menyaksikan iring-iringan budaya yang sarat akan makna spiritual dan sejarah tersebut.

Secara etimologi, nama “Baratan” diyakini berasal dari kata Baroatan yang berarti ngalap berkah atau mencari keberkahan. Tradisi ini diselenggarakan tepat pada tanggal 15 bulan Ruwah (penanggalan Jawa) atau Nisfu Sya’ban.

Ribuan Warga Jepara Padati Tradisi Baratan, Rayakan Nisfu Sya’ban Dengan Kirab Lampion
Ribuan Warga Jepara Padati Tradisi Baratan, Rayakan Nisfu Sya’ban Dengan Kirab Lampion

Masyarakat setempat memercayai momen ini sebagai malam pengampunan dosa. Dengan menggelar Baratan, warga berharap dapat memasuki bulan suci Ramadhan dalam kondisi suci, baik secara lahir maupun batin.

Selain aspek religius, tradisi ini merupakan bentuk penghormatan terhadap Nyai Ratu Kalinyamat, tokoh ikonik Jepara. Kirab ini merefleksikan kembali sejarah dan nilai perjuangan sang ratu, termasuk kisah tapa brata yang melegenda dalam menuntut keadilan.

Iring-iringan kirab dimeriahkan oleh:

Lampion dan Obor: Menghiasi sepanjang rute kirab sebagai simbol cahaya.

Ornamen Budaya: Menggambarkan identitas lokal dan sosok Ratu Kalinyamat.

Penyajian Nasi Puli: Kuliner khas ini dibagikan sebagai simbol persaudaraan dan sikap saling memaafkan antarwarga.

Tradisi Baratan bukan sekadar tontonan, melainkan sarana memperkuat tali silaturahmi. Kehadiran ribuan orang dari berbagai desa membuktikan bahwa identitas budaya lokal masih menjadi kebanggaan sekaligus pemersatu masyarakat di Kabupaten Jepara.

Dengan tetap terjaganya tradisi ini, masyarakat Kalinyamatan berhasil menjaga keseimbangan antara penghormatan kepada leluhur dan persiapan spiritual menuju bulan Ramadhan yang tinggal menghitung hari.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Fakultas Keperawatan Universitas Jember, Grebek Tani Sehat di Wonosari

27 Okt 2026 - 22:21 WIB

Fakultas Keperawatan Universitas Jember, Grebek Tani Sehat di Wonosari

Atasi Banjir Sidoarjo, Kapasitas Pompa Sekardangan Naik 5 Kali Lipat, Subandi Soroti Kualitas Proyek

27 Okt 2026 - 19:52 WIB

Atasi Banjir Sidoarjo, Kapasitas Pompa Sekardangan Naik 5 Kali Lipat, Subandi Soroti Kualitas Proyek

Pembangunan SRT 2 Kota Blitar Rampung 100 Persen, Peresmian Serentak Masih Tertunda

27 Okt 2026 - 19:50 WIB

Pembangunan SRT 2 Kota Blitar Rampung 100 Persen, Peresmian Serentak Masih Tertunda

Buka UKW Perdana di Kalsel, Ketum SWI Tegaskan Komitmen Cetak Wartawan Profesional

27 Okt 2026 - 16:29 WIB

Buka UKW Perdana di Kalsel, Ketum SWI Tegaskan Komitmen Cetak Wartawan Profesional

Tiga Srikandi Komunikasi UPER Harumkan Nama Kampus di Konvensi Humas Indonesia 2026

27 Okt 2026 - 15:51 WIB

Tiga Srikandi Komunikasi UPER Harumkan Nama Kampus di Konvensi Humas Indonesia 2026

Olah Sampah Jadi Rupiah, PLN UIT JBB Dorong Pemberdayaan Warga Sawangan

26 Okt 2026 - 22:06 WIB

Olah Sampah Jadi Rupiah, PLN UIT JBB Dorong Pemberdayaan Warga Sawangan
Trending di DEPOK