Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PERISTIWA

Gubernur Jabar : Kota Bandung Miliki SDM Yang Siap Merespons Ekonomi Digital

LOGOS TNbadge-check

Kota Bandung,transnews.co.id-Hari Jadi Kota Bandung ke-210 ditandai dengan menggelar rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Bandung, Jumat (25/9/2020) kemarin.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang turut hadir menyampaikan sambutan berharap, hari jadi Kota Bandung pada 25 September ini dijadikan momentum introspeksi dalam pelaksanaan agenda pembangunan, terutama upaya pemulihan ekonomi dan penanganan kesehatan akibat pandemi COVID-19.

Emil menyampaikan beberapa ekonomi baru Jabar berdasarkan kajian ekonomi pascapandemi COVID-19 yang juga bisa diterapkan di Kota Kembang.

Ridwan Kamil menilai bahwa Kota Bandung memiliki Sumber Daya Manusia yang siap merespons ekonomi digital.

“Peluang ini harus dijadikan strategi baru dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang tahan terhadap disrupsi selain pangan, yaitu kesehatan dan ekonomi digital,”paparnya.

Sementara itu, Wali Kota Bandung Oded M. Danial mengatakan, tema peringatan HUT ke-210 Kota Bandung yakni “Dengan Inovasi dan Kolaborasi Kota Bandung Bergerak Melawan Pandemi COVID-19” dipilih sebagai momentum menjaga pentingnya kedisiplinan, komitmen, konsistensi, dan kolaborasi di masa pandemi.

“Kedisiplinan protokol kesehatan diperlukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus, komitmen berkenaan dengan keseriusan menuntaskan pandemi, konsistensi artinya keteguhan menjaga kinerja dalam kondisi apapun, dan kolaborasi bersentuhan dengan kerjasama mengisi kekurangan,” kata Oded.

Oded menjelaskan, penanganan pandemi COVID-19 bukan hanya tugas pemerintah, tapi juga diperlukan dukungan semua pihak termasuk masyarakat.

“Apalagi, Kota Bandung memiliki catatan sejarah dan akar budaya masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai “rempug jukung sauyunan” atau satu hati dan saling tolong menolong,”pungkasnya.(Chrystian)Editor:Nas

Baca Lainnya

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemkab Sidoarjo Luncurkan Gerakan Sidoarjo Asri

12 Juni 2026 - 21:14

Lewat ‘Perahu Kite’, Mahasiswa LSPR Sukses Berdayakan Warga Pesisir Marunda Pulo

12 Juni 2026 - 18:47

Bridestory Fair 2026 Resmi Dibuka, Jadi Destinasi Wajib Calon Pengantin di JICC Senayan

12 Juni 2026 - 18:25

Kepala Diskarpus Depok Sebut Lingkungan yang Bersih Ciptakan Ruang Kerja dan Belajar yang Produktif

12 Juni 2026 - 17:00

News Trending DEPOK