Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

NASIONAL

Hadiri KTT ASEAN Ke-34 di Bangkok, Plt Gubernur Aceh Paparkan Berbagai Program

LOGOS TNbadge-check

 

TN.BANGKOK, THAILAND l – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, MT mengusulkan berbagai program saat hadir pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-34 dan KTT IMT GT yang berlangsung di Hotel Athenee Luxury, Bangkok, pada 22 hingga 23 Juni 2019.

Nova Iriansyah mengungkapkan, KTT ASEAN ke-34 dan KTT IMT GT ke-12 tersebut mengetengahkan tema “Memajukan Kemitraan untuk Keberlanjutan.”

“Tema ini diangkat dengan tujuan meningkatkan sinergi antara Visi Masyarakat ASEAN 2025 dengan Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030 di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB),” jelas Nova melalui Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh, Aulia Sofyan.

Selain menghadiri KTT ASEAN, Plt Gubernur Aceh juga menghadiri KTT ke-12 Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) Summit, dan menghadiri pertemuan Brunei-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) Summit yang ke-13 yang dipimpin Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) bersama beberapa Gubernur dari daerah lainnya.

“Pada KTT tersebut, Aceh mengusulkan beberapa program di antaranya meningkatkan konektivitas udara dari Sabang-Phuket-Krabi-Langkawi, meningkatkan konektivitas maritim, pengembangan wisata, program wisata halal, zona ekonomi khusus, program penghijauan kota, dan terakhir adalah melakukan riset oleh Universitar Syiah Kuala (Unsiah),” jelas dia.

Program-program tersebut telah disepakati oleh ketiga negara dalam sebuah perjanjian yang menetapkan 5 (lima) bandara Indonesia yang akan menjadi pintu masuk langsung dalam kerja sama IMT-GT, yaitu: Aceh Besar (Bandara SIM), Medan, Padang, Silangit, dan Tanjung Pandan.

“Pada 9 November 2018, Menteri Transportasi Indonesia, Malaysia dan Thailand menandatangani MoU tentang Revisi & Ekspansi Konektivitas Udara IMT-GT di Bangkok. Kegiatan ini bersamaan dengan Pertemuan Menteri Transportasi ASEAN ke-24,” jelasnya.

Nova menjelaskan, usulan kegiatan tersebut sudah lama diusulkan oleh Pemerintah Aceh dan sudah disetujui oleh ketiga kepala negara yakni Indonesia, Malaysia, dan Thailand untuk kemudian dilaksanakan.

“KTT ini sendiri adalah bentuk keseriusan ketiga kepala pemerintahan untuk mewujudkan kerjasama ini bersama-sama,” jelasnya.

Plt gubernur Aceh terlihat didampingi Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Aceh, Makmur Budiman, Direktur Utama Perusahaan Daerah Pembangunan Aceh (PDPA), Ir Zubir Sahim, dan Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS), Razuardi.*** (PG)

Baca Lainnya

Dana MBG Seret, Sejumlah Dapur di Surabaya-Sidoarjo Hentikan Operasional Sementara

9 Mei 2026 - 21:55

Asasta Depok Hadirkan Layanan Laboratoriun Pengujian Kualitas Air Bagi Masyarakat Umun

8 Mei 2026 - 19:53

Sidoarjo Jadi Rujukan Strategi Peningkatan PAD, Karangasem Bali Belajar Pengelolaan Fiskal dan Digitalisasi

8 Mei 2026 - 19:29

GWS Jepara Kunjungi Panti Lansia: Tekankan Pentingnya Kasih Sayang dan Kepedulian

8 Mei 2026 - 17:09

News Trending DAERAH