Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DEPOK

Hafid Nasir Tawarkan Solusi atasi Banjir dan Pembangunan Posyandu di Wilayah Rangkapan Jaya

LOGOS TNbadge-check


					Anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi PKS Hafid Nasir Perbesar

Anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi PKS Hafid Nasir

DEPOK, transnews.co.id – Anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi PKS Hafid Nasir menawarkan solusi untuk mengatasi banjir yang sering terjadi di wilayah Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas Kota Depok.

Menurutnya, penyelesiaaan persoalan banjir harus dilakukan secara terintegrasi sehingga bisa diselesaikan dengan tuntas.

“Saya juga menitipkan pesan kepada Dinas PUPR untuk penyelesaian banjir tidak bisa hanya di wilayah lingkup perumahan Maharaja saja. Harus duduk bareng dengan sejumlah RW di sekitar perumahaan, sehingga harapannya bisa menyelesaikan dengan tuntas persoalan lingkungan, infrastruktur yang sekali menjadi penyebab banjir” ujar Hafid Nasir dalam Musrenbang Kelurahan Rangkapan Jaya, Senin (22/1/2024).

Hafid menyebut dirinya sering hadir di 5 RW yang ada dalam perumahan Maharaja, diantaranya RW 12, 14, 15, 16 dan RW 18, serta tokoh-tokoh lingkungan dan warga disana. Dirinya berharap dibentuk semacam paguyuban disana yang difasilitasi Kelurahan, yang bisa melakukan pembangunan secara terintegrasi di wilayah tersebut.

“Sehingga yang dilakukan tidak parsial atau sektoral tetapi sesuai kebutuhan dan skala prioritas. Paguyuban juga bisa berfungsi untuk menjaga keamanan dan ketertiban,” terangnya.

Selain itu, kali yang melintas perumahan Mampang Indah 2 merupakan muara dari banyak kali yang ada di Kecamatan Pancoran Mas, jadi harus menjadi perhatian pemerintah kota Depok melalui Dinas PUPR untuk melakuakan normalisasi kali tersebut.

“Termasuk juga di ujung berselahan dengan Villa Santika ada jembatan yang perlu diperluas gorong-gorongnya agar aliran air menjadi lancar,” tambahnya.

Hafid menjelaskan, air selanjutnya masuk wilayah kampung Grogol kecamatan Lima, jadi penyelesaiakan persoalan banjir memang harus komprehensip dan terintegrasi.

“Jangan menyelesaikan persoalan di satu tempat, namun memunculakn persoalan di tempat lain. Insya Allah kami akan sampaikan juga di Musrenbang Kecamatan. Ini penyelesaian harus lintas Kecamatan,” jelasnya.

Untuk Posyandu, lanjut Hafid, masih banyak RW RW di Rangkapan Jaya yang belum memilikili lahan untuk dibangun Posyandu.

“Melalui Musrenbang ini saya mengingatkan kembali kepala lingkungan bekerja sama dengan Posyandu untuk mencari lahan minimal 50 meter persegi untuk diusulkan ke Pemkot untuk dibangun bangunan Posyandu,” pintanya.

“Mudah-mudahan janji Walikota dan Wakil di tahun 2024 dan Tahun 2025 ini terealisasi sesuai harapan kita bersama,” pungkas Hafid.

Baca Lainnya

Realisasi Pajak Bumi dan Bangunan Kota Depok Tahun 2025 Tembus 419 Miliar

30 Januari 2026 - 17:26

Realisasi Pajak Bumi dan Bangunan Kota Depok Tahun 2025 Tembus 419 Miliar

PLN Bangsri Kabupaten Jepara Sambungkan Listrik Gratis Untuk Warga Desa Klepu

30 Januari 2026 - 17:01

PLN Bangsri Kabupaten Jepara Sambungkan Listrik Gratis Untuk Warga Desa Klepu

Antrean Panjang di TPA Cipayung Sebabkan Warga Marah, karena ini

30 Januari 2026 - 15:49

Perkuat Keandalan Sistem, PLN Lakukan Penambahan Gas SF6 pada Trafo Interbus

30 Januari 2026 - 15:29

News Trending DEPOK