Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Harga Porang Anjlok, Petani Porang Wadul ke DPRD Jatim

LOGOS TNbadge-check


					Anggota Komisi B DPRD Jatim, Prof Noer Soetjipto saat menerima aspirasi petani Porang di DPRD Jatim Perbesar

Anggota Komisi B DPRD Jatim, Prof Noer Soetjipto saat menerima aspirasi petani Porang di DPRD Jatim

Surabaya, Transnews.co.id – Puluhan petani dan pengusaha Porang di Jatim, wadul ke DPRD Jatim, Kamis (28/10/2021). Mereka mengadukan perihal hancurnya harga porang yang sebelumnya menjadi komoditi idola di Jatim.

Menurut Hartoyo salah satu petani Porang mengatakan, pihaknya berharap agar Pemprov Jatim memperhatikan nasib petani porang.

“Harga porang akhir-akhir ini merosot sekali. Kami minta Pemprov Jatim untuk memperhatikan petani porang. Saat ini kegiatan pertanian porang berhenti total karena ambruknya harga porang,” jelasnya yang langsung ditemui komisi B DPRD Jatim.

Diungkapkan pria asal Ngawi, bahwa rendahnya harga jual tersebut berpotensi tidak tercapai biaya yang dikeluarkan oleh petani dari mulai proses penanaman, perawatan, sampai panen sehingga akan menimbulkan kerugian yang besar bagi mereka.

“Anjloknya harga Porang karena regulasi ekspor porang yang kian sulit. Hal tersebut tidak lepas dari persaingan perdagangan porang internasional, sebab beberapa negara juga sudah mulai membudidayakan porang seperti Myanmar, Thailand, atau Vietnam,” jelasnya.

Sementara itu, anggota Komisi B DPRD Jatim Noer Soetjipto mengatakan, untuk menstabilkan harga porang dalam negeri menurutnya harus dibangun ekosistem bisnis porang yang baik sehingga baik petani maupun industri tidak rugi.

“Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan membentuk asosiasi perusahaan – perusahaan pabrik pengolahan porang dalam negeri supaya harga bisa lebih mudah dikendalikan, ”papar Soetjipto.

Diungkapkan oleh pria asal Trenggalek tersebut, pihaknya berharap Pemprov Jatim turun tangan membantu para petani porang tersebut. “kalau ada pergub untuk porang, harusnya benar-benar membantu sejahterakan petani. Jangan sampai membuat petani porang kesusahan,” jelasnya.

Ditambahkan oleh Noer Soetjipto, tak hanya itu, perlu juga ada sinergitas OPD terkait misalnya Disperindag, Dinas Kehutanan dan Dinas Pertanian Jatim untuk mensejahterakan petani porang. (hd)

Baca Lainnya

Peringati Harjasda ke-67, Pemkab Sidoarjo Gelar Doa Bersama 1.000 Anak Yatim 

2 Februari 2026 - 20:38

Peringati Harjasda ke-67, Pemkab Sidoarjo Gelar Doa Bersama 1.000 Anak Yatim 

Ribuan Warga Jepara Padati Tradisi Baratan, Rayakan Nisfu Sya’ban Dengan Kirab Lampion

2 Februari 2026 - 11:30

LSM KPK-RI Mojokerto Gandeng LBH CCI Jatim Tingkatkan Akses Bantuan Hukum Masyarakat

2 Februari 2026 - 11:23

LSM KPK-RI Mojokerto Gandeng LBH CCI Jatim Tingkatkan Akses Bantuan Hukum Masyarakat

Polres Jepara Gelar Operasi Keselamatan Candi 2026, Tindak Tegas Pelanggaran Lalu Lintas

1 Februari 2026 - 14:28

Polres Jepara Gelar Operasi Keselamatan Candi 2026, Tindak Tegas Pelanggaran Lalu Lintas
News Trending DAERAH