Menu

Otomatis

PERISTIWA

Hasil Poling 52,29 Persen Warga, Sangat Setuju Kab Subang Mekar

LOGOS TNbadge-check

Hasil Poling 52,29 Persen Warga, Sangat Setuju Kab Subang Mekar Perbesar

Subang, TransNews.co.id- Ketua Tim Kajian Pemekaran Daerah Kabupaten Subang Utara Dr.Drs.Rahman Mulyawan, M.Si dalam Zoom meeting Sosialisasi Kajian Rencana Pemekaran Daerah Subang Utara di ruang Bupati 1, Kamis (14/01/2021) lalu, mengungkap sejumlah hasil kajian akademik para ahli diantaranya kajian aspek Hukum, Demografi, Keamanan, Sosial Politik dan Ekonomi.

“Berdasarkan polling masyarakat tentang pemekaran daerah kabupaten Subang 52,29% sangat setuju,30,66% setuju, 4,88% tidak setuju, 10,10% sangat tidak setuju, 1,85% tidak berpendapat,”ungkap Rahman.

Rahman menambahkan, berdasarkan laporan tim kajian, ada 14 kecamatan yang akan masuk dalam Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) diantaranya adalah, Kecamatan Blanakan, Ciasem, Legonkulon, Pamanukan, Patokbeusi, Sukasari, Pusaka jaya, Pusakanagara, Cikaum, Tambakdahan, Binong, Compreng, Pabuaran, dan kecamatan Purwadadi,” jelas Rahman lagi.

Sosialisasi Kajian pemekaran Daerah Kabupaten Subang Utara diikuti pula oleh Sekda Subang, para Asda dan staf ahli bupati, kepala OPD, para camat se- Kabupaten Subang para Lurah, Kades, BPD, serta tokoh masyarakat se-Kab. Subang.

Sementara tim pengkaji pemekaran dari ITB Nurrochman ST, MT, Ph.D. menjelaskan dari luas wilayah dan persebaran penduduk, kecamatan Ciasem salah satu kecamatan yang memiliki wilayah paling luas dan paling banyak penduduknya.

“Dengan luas 110,04 km2 berpenduduk sebanyak 114.942 jiwa, namun tingkat kepadatan penduduk tertinggi berada di kecamatan Pamanukan yaitu sebesar 1836,36 jiwa/km2,”ungkapnya.

Terkait hal itu Bupati Subang H Ruhimat menyampaikan bahwa Kajian pemekaran daerah kabupaten Subang Utara akan merekomendasikan karena merupakan tindak lanjut dari apa yang telah di janjikan pada saat sebelum kami terpilih dan hal tersebut merupakan bentuk respon dari aspirasi masyarakat Pantura.

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat pantura agar menjaga ketertiban dan kondusifitas.Mengingat program Strategis Nasional Patimban sudah beroprasi dan jalan Patimban-Cilamaya sedang dalam proses,” katanya.
(Ful) Editor:Nas

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Bantah Tudingan Soal Anggaran Biskita, Dishub Depok Tantang Jari Pandawa

9 Sep 2026 - 21:16 WIB

Bantah Tudingan Soal Anggaran Biskita, Dishub Depok Tantang Jari Pandawa

Sekolah Rakyat Surabaya Rampung Lebih Cepat, Tampung hingga 1.000 Siswa

9 Sep 2026 - 18:50 WIB

Sekolah Rakyat Surabaya Rampung Lebih Cepat, Tampung hingga 1.000 Siswa

122 Bidang Lahan Flyover Gedangan Mulai Diukur, Pemkab Sidoarjo Kejar Pembebasan Lahan Rp 450 Milyar 

8 Sep 2026 - 21:03 WIB

122 Bidang Lahan Flyover Gedangan Mulai Diukur, Pemkab Sidoarjo Kejar Pembebasan Lahan Rp 450 Milyar 

Rumah Warga di Pengasinan Depok Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp120 Juta

8 Sep 2026 - 18:51 WIB

Rumah Warga di Pengasinan Depok Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp120 Juta

Tembus Hampir Rp20 Miliar, Jari Pandawa Soroti Anggaran Operasional Biskita Trans Depok

8 Sep 2026 - 18:13 WIB

Tembus Hampir Rp20 Miliar, Jari Pandawa Soroti Anggaran Operasional Biskita Trans Depok

Pemkab Pasuruan Gelar Pasar Murah Tiga Hari, Tekan Harga Sembako dan Jaga Daya Beli Warga

7 Sep 2026 - 19:55 WIB

Pemkab Pasuruan Gelar Pasar Murah Tiga Hari, Tekan Harga Sembako dan Jaga Daya Beli Warga
Trending di DAERAH