Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Hasil Rapid Test, Bupati Purwakarta Negatif Covid-19

LOGOS TNbadge-check

Purwakarta,transnews.co.id-Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Purwakarta, sejak beberapa hari terakhir mengintensifkan pemeriksaan kesehatan warga di wilayah ini.Termasuk, Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika.

“Tadi pagi, saya telah melakukan Rapid Test. Alhamdulillah, hasilnya negatif covid-19,” ujar Ambu Anne, Jumat (3/4/2020).

Ia mengakui, pemeriksaan kesehatan dirinya memang baru bisa dilakukan hari ini. Mengingat, sebelumnya belum tersedianya alat untuk rapid test tersebut. Alat ini, kata dia, baru tersedia beberapa hari terakhir.

Selama menunggu tersedianya alat tersebut, pihaknya mengisolasi diri di rumah pribadi selama 14 hari yang lalu. Selama masa isolasi, kegiatan pemerintahan dilakukannya melalui video Conference. Dengan kata lain, aktivitasnya sebagai bupati Purwakarta tidak terganggu.

“Selama isolasi, kegiatan pemerintahan tetap berjalan seperti biasa. Bedanya, selama di rumah kerjanya ya menggunakan metode virtual. Semisal, rapat kerja menggunakan video conference dan lain-lain,” jelas Ambu Anne.

Menurutnya, selama bekerja di rumah dirinya pun kerap merutinkan olahraga ringan dan berjemur. Menurut dia, kegiatan ringan ini bisa sedikit membantu tubuh menangkal virus, termasuk Covid-19.

Untuk itu, pihaknya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk melakukan olahraga ringan, berjemur, dan tak kalah penting tetap diam di rumah.

“Demi kebaikan bersama, hindari kerumunan massa dan tetap berdiam di rumah selama masa tanggap Covid-19 ini,” pesan Beliau.

Sementara itu, perwakilan Gugus Tugas Covid-19 Purwakarta, dr. Erlitasari Kusuma Wardani menambahkan, Rapid Test adalah metode skrining awal untuk mendeteksi antibodi, yaitu IgM dan IgG yang diprodukai oleh tubuh untuk melawan virus, termasuk corona. Antibodi ini otomatis terbentuk oleh tubuh bila ada paparan virus.

“Dengan test ini, antibodi dalam tubuh seseorang akan terdeteksi. Nantinya, akan terlihat apakah tubuh orang tersebut pernah terpapar atau dimasuki virus corona atau tidak, itu akan diketahui dengan test ini,” jelasnya.

Dia menambahkan, rapid test ini hanyalah sebagai pemeriksaan skrining atau penyaring. Artinya, bukan mendiagnosa infeksi mengenai paparan virus.

“Namun demikian, pihaknya berharap dengan test tersebut bisa mempercepat proses penanggulangan Covid-19 di wilayahnya,”ucapnya. (fuljo) Editor:Nas

Baca Lainnya

Ribuan Warga Meriahkan Kirab Budaya Pergantian Luwur Adipati Tjitrosomo, Ketua DPRD Jepara: Wujud Penghormatan kepada Leluhur

26 Juni 2026 - 14:39

Progres Proyek Strategis Nasional SR di Nganjuk Melesat, Sekolah Rakyat Diharapkan Buka Juli 2026

25 Juni 2026 - 23:21

Perkuat Komunikasi Publik, Bupati Subandi Gandeng Kreator Konten Dorong Birokrasi Go Digital

25 Juni 2026 - 23:15

Festival Depok Heritage 2026: Kenalkan Akar Sejarah dan Nilai Toleransi ke Generasi Muda

25 Juni 2026 - 18:44

News Trending DEPOK