Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Jalur Naringgul Cianjur, Rawan Pencurian Hewan Ternak

LOGOS TNbadge-check

Transnews, Cianjur-Masyarakat petani hewan ternak kerbau di jalur kecamatan Naringgul Cianjur Jawa Barat ,resah.Sebab belakangan ini sering terjadi pencurian hewan ternak diwilayah mereka.

Informasi yang berhasil dihimpun dilapangan menyebutkan, akhir bulan Januari 2019 lalu, kerbau milik salah seorang petani didesa Melati raib dicuri hanya di sisakan isi perutnya saja.

Kaur Kesra Desa Melati, Robana (50) Rabu (27/3/19) usai menghadiri Rakor di Kecamatan Naringgul membenarkan bahwa salah satu warganya kehilangan hewan ternak. Kata Robana, kejadiannya sekitar akhir Januari lalu.

” Dijalur Naringgul petani hewan sering kehilangan ternaknya. Dalam kurun waktu 6 bulan puluhan hewan ternak raib dicuri,” ungkapnya.

Robana menambahkan, pencuri itu menyasar hewan ternak milik warga ke beberapa desa dari mulai desa Balegede hingga desa di desa Melati. Modus pencurian itu di cari hewan kerbau yang jaraknya jauh dari rumah warga.

“Pencuri biasanya beraksi pada dinihari dan hanya membawa daging utuhnya saja sementara isi perutnya ditinggal begitu saja,” terang Robana.

Seringnya pencurian dijalur Naringgul pernah pula diusulkan ke pihak Kepolisian Sektor Naringgul agar diberlakukan Portal malam, untuk mengantisipasi kendaraan truk yang diduga mengangkut hewan ternak hasil curian. Tetapi hingga kini usulan tersebut belum ada respon.

” Pihaknya bersama masyarakat sudah mengusulkan agar dijalur jalan Naringgul ada atau diberlakukan portal malam, namun belum ada respon dari pihak kepolisian,” ungkapnya.

Sejumlah petani hewan ternak di jalur Naringgul berharap pihak kepolisian merespon usulan masyarakat, untuk lebih ketat melakukan penjagaan terutama pada malam hari. Hal itu agar pencurian hewan dijalur tersebut tidak terulang kembali.

” Saya berharap usulan itu direspon pihak kepolisian.Dan kepada warga agar digiatkan kembali Sistim Keamanan Lingkungan (Siskamling) diwilayah masing masing, ” demikian Warga. (A.Jamal/Nas)

Baca Lainnya

Wabup Sidoarjo Resmikan SPPG Desa Prasung, Dorong Layanan Gizi Terintegrasi dan Ekonomi Lokal

16 April 2026 - 19:48

Ketua DPRD Jepara: Retreat Akmil Jadi Kunci Sinkronisasi Kebijakan Pusat dan Daerah

16 April 2026 - 17:23

Gebrakan Tahun Ketiga, IMAC Film Festival Kini Bertransformasi Jadi Ajang Internasional

16 April 2026 - 15:29

Proyek Sekolah Rakyat Jatim 3 di Pasuruan Dikebut, Progres Capai 12 Persen

15 April 2026 - 20:58

News Trending DAERAH