Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Jumlah Penerima Program PKH di Desa Cisalak Cidaun Cianjur 493 KPM

LOGOS TNbadge-check

Cianjur,transnews.co.id-Simpang siur soal jumlah penerima Program PKH di Desa Cisalak kecamatan Cidaun Cianjur terjawab sudah.

Hal itu terungkap setelah dilakukan Musyawarah sekaligus kalrifikasi antara pendamping PKH dan Kepala Desa didampingi sejumlah unsur masyarakat di kediaman Kepala Desa Cisalak, Sabtu (9/5/2020)

Dalam musyawarah diluruskan kaitan pernyataan Kades Cisalak kepada media tentang pencairan dana PKH, adapun yang Kades sampaikan adalah tidak benar bahwa di Desa Cisalak KPM PKH belum cair.

Di luruskan pula menurut Kades Cisalak bahwa belum bertemunya antara pendamping PKH dengan Kades, untuk singkronisasi data persiapan calon penrima BLT Dana Desa, sehingga Desa kesulitan kaitan jumlah penerima PKH, walaupun data Desa secara umum ada.

Dalam pertemuan tersebut Pendamping PKH Desa Cisalak Lugiandi Wijaya menjelaskan bahwa jumlah penerima program PKH di Desa Cisalak sebanyak, 493 KPM, data tersebut sudah termasuk data baru. “Jadi apa yang di katakan Kades sebetulnya tidak benar,”terangnya.

Kades Cisalak Sahroni, pada Jumat malam sebelumnya mengakui bahwa permasalahan tersebut hanya miskomunikasi saja dan tidak ada unsur lain. Hal itu semata mata agar penerima program tidak tumpang tindih. Karena ada beberapa bantuan dari pemerintah seperti PKH, BPNT, Bangub dan BLT Dana Desa.

“Alhamdulilah dengan telah dilaksanakan musyawarah ini, kaitan dengan data dan jumlah warga penerima PKH sudah clear. Ini hanya miskomunikasi saja,” pungkasnya. (Mal) Editor:Nas

Baca Lainnya

Aspidum Kejati Jatim Dicopot, Kejagung Lakukan Pemeriksaan Internal

4 April 2026 - 07:57

BPBD Jatim Tetap Layani Kebencanaan di Bangkalan Saat Penerapan WFH

3 April 2026 - 18:37

Beri Uang Pembinaan, Ketua DPRD Jepara Bakar Semangat Atlet Karate di Kejurprov Jateng

3 April 2026 - 18:02

Pemkab Sidoarjo Terapkan WFH Setiap Jumat, Dorong Efisiensi dan Transformasi Digital ASN

2 April 2026 - 19:32

News Trending DAERAH