Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DEPOK

KBBI soal Ikravani Hilman, Sakit Hati Gagal Kontestasi

badge-check


					KBBI soal Ikravani Hilman, Sakit Hati Gagal Kontestasi Perbesar

Depok, transnews.co.id – Pernyataan politisi PDI-P Ikravani Hilman yang mengkritisi pernyataan Ketua DPRD Kota Depok Ade Firmansyah tentang SDN Pocin 1 menuai beragam komentar, dua diantaranya dari unsur pimpinan Keluarga Besar Bang Imam (KBBI) yaitu Agus Sutondo dan Novli S.

Dewan Penasehat KBBI, Agus Sutondo mengatakan tepat jika Ketua DPRD Kota Depok menyebut Jalan Margonda tidak lagi boleh digunakan untuk sarana pendidikan.

“Itu berkaitan dengan keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas, dimana Margonda adalah central Kota Depok,” kata Aston kepada wartawan, Selasa (22/10/2024).

Aston meminta Ikravani Hilman agara jangan bicara sesuai nafsu yang ada di kepalanya, terlebih menjelang Pilkada Depok 2024.

Ia juga menyindir apa yang dilakukan Ikra, sapaan akrab Ikravani sebagai salah satu cara agar dinilai bekerja oleh Tim Pemenangan Supian-Chnadra pada Pilkada 27 November mendatang.

“Ya mungkin agar dinilai kerja oleh Tim Pemenangan SS-Chandra, kan selama ini terlihat yang bersangkutan diam saja kan, ini salah satu cara agar terlihat ikut berkampanye memenangkan paslon 02,” kata Aston.

Berbeda dengan Aston, salah satu punggawa Relawan Imam Budi Hartono (IBH) Novli Siregar malah menyebut Ikravani Hilman sebagai politisi tak memiliki adab.

Pernyataan Ikra yang menyebut Ketua DPRD harus memeriksakan otaknya dianggap Novli sebagai sebuah penghinaan. Namun Novli meyakini Ketua DPRD tidak akan merespons pernyataan Ikra, karena kata Novli levelnya jauh berbeda.

Ia bahkan menyinggung cara-cara ikra yang seperti itulah yang membuat Ikra gagal kembali menjadi anggota dewan meskipun berstatus incumbent atau petahana.

“Level intelektual yang jauh berbeda pastinya tidak akan membuat Ketua DPRD terpancing. Kalau mau, cukup lawan saya saja incumbent gagal seperti itu mah. Saya juga yakin narasi membabi butanya itu ada kaitannya dengan kegagalannya pada Pileg kemarin,” ujar Novli.

“Nama Ikravani Hilman sempat ramai ramai diperbincangkan karena berani mengatakan Ketua DPRD Kota Depok, itu sebuah penghinaan. Bahkan nama itu juga yang berani menyebut Wali Kota Depok dengan sebutan sinting. Sungguh tidak patut ditiru,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Hadiri Festival Heritage Depok Lama, Wali Kota Tekankan Merawat Kawasan Heritage YLCC Harus Mengedepankan Edukasi

27 Juni 2026 - 22:30

HUT Bhayangkara ke-80: Kasat Reskrim Polres Pemalang Soroti Tantangan Cyber Crime dan Curanmor

27 Juni 2026 - 12:25

Festival Depok Heritage 2026: Kenalkan Akar Sejarah dan Nilai Toleransi ke Generasi Muda

25 Juni 2026 - 18:44

Wakil Ketua Kadin Depok Dukung Dian Nurfarida

24 Juni 2026 - 14:20

News Trending DEPOK