Kehidupan Pemulung Jadi Refleksi Karya Seni Rupa Putra Gara

Reporter: Ajeng
Editor: Hanum

50 seconds reading this post

TN. BEKASI — Pameran lukisan tunggal karya Putra Gara mengambil tema “Urban Humanity” Refleksi Kehidupan Pemulung – Seni untuk Kemanusiaan.

Acara tersebut sekaligus menandai peringatan HUT Ke-13 Rumah Singgah Bunda Lenny di bawah naungan Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan. Acara digelar di Sanggar Humaniora, Kranggan Permai Jatisampurna Kota Bekasi, Kamis (22/02/2023).

Penciptaan karya seni berbasis urban humanity; praktik humanis yang orisinal. Merupakan titik temu antara humaniora, desain, dan studi perkotaan dengan sumber ide penciptaan kehidupan para pemulung binaan Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan.

“Kita disadarkan bahwa daya seni adalah karunia yang menunjukkan aspek kemanusiaan kita. Inilah respon kita terhadap kondisi dan situasi permasalahan kehidupan urban. Khususnya para pemulung yang selama ini menjadi perhatian kami,” ujar Ketua Umum Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan Eddie Karsito, menyampaikan sambutan.

Sementara bagi Putra Gara, pamerannya kali ini adalah pameran lukisan tunggalnya yang pertama.

“Selama ini saya pameran lukisan lebih sering bersama. Menjadi lebih istimewa karena pameran lukisan tunggal saya ini di Sanggar Humaniora, tempat dimana saya 30 tahun lalu ditempa,” terang Putra Gara sang pelukisnya.

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, silahkan mengirim sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: transnewsredaksi@gmail.com