Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

HUKUM

Keji Tidak Bermoral: Oknum Kades Di Garut Setubuhi Anak Dibawah Umur Hingga Hamil

LOGOS TNbadge-check


					Keji Tidak Bermoral: Oknum Kades Di Garut Setubuhi Anak Dibawah Umur Hingga Hamil Perbesar

Garut, TransNewes.co.id- Sungguh sangat memalukan,keji dan tidak bermoral atas perbuatan oknum Kepala Desa Cigadog kecamatan Cikelet Garut Jawa Barat ‘IPM’ karena diduga telah berbuat asusila menyetubuhi gadis dibawah umur,sebut saja Melati (14) hingga Hamil.

Hal itu terungkap ketika orang tua korban ‘TB’ bersama Melati, melaporkan oknum Kades ‘IPM’ ke Polres Garut, Senin (7/9/2020).

Dalam Surat Laporan Pengaduan (LP) No:LP/B/410/IX tertanggal 7 September 2020 terungkap awal kejadian perbuatan bejad oknum Kades IPM. Sekira bulan Maret 2020 malam hari, Oknum Kades IPM, mendatangi tempat kediaman Melati. Kemudian Melati dipaksa oleh IPM untuk melayani nafsu bejatnya berkali kali hingga akhirnya Hamil.

Saat itu Melati berusaha menolak untuk diajak berhubungan badan dengan melakukan perlawanan. Namun perlawanannya tidak bisa mengalahkan nafsu bejatnya oknum Kepala Desa.

Awalnya anak saya tidak menceritakan kejadian yang menimpa dirinya ini kepada siapapun termasuk pada kedua orangtuanya karena malu, apalagi sang oknum kades telah berjanji akan bertanggung jawab menikahinya, dan bahkan akan menceraikan istrinya yang sah,”ujar TB sambil memperlihatkan bukti Laporan Polisi.

IPM tidak ada itikad baik dan tak kunjung menepati janji untuk menikahi Melati. Makanya saya melapor ke Polisi,”kata TB lagi orang tua Melati.

Masih kata TB, Pak Kades IPM, seingatnya saat itu baru dilantik menjadi Kades Cigadog yang sebelumnya juga pernah menjadi Kades di Karangsari.

“Saya tidak menyangka pak Kades seperti itu, keji dan tidak bermoral dan sama sekali tidak mencerminkan seorang pimpinan masyarajat,”ujar TB seraya mengatakan semua proses hukum di serahkan kepada polisi.

Sementara Melati mengakui, setelah kejadian pertama sering datang kerumah dan melampiaskan nafsu bejatnya. Jika ditolak pak Kades marah-marah.

Belakangan ini Pak Kades tidak lagi mau datang kerumah. Bahkan tidak ada itikad baik dengan janjinya akan menikahi sebagai istri sahnya.

Pak Kades tidak ada itikad baik,makanya saya melapor ke Polisi,” pungkas Melati.

Kasat Reskrim Polres Garut, Ajun Komisaris Polisi Maradona Armin Mappaseng seperti di lansir beberapa media membenarkan, adanya laporan kasus pelecehan seksual yang diduga melibatkan oknum kepala desa. Korban sudah dimintai keterangannya.

”Ya, kami menerima laporan pelecehan seksual. Laporannya sudah masuk dan kami masih memintai keterangan korban,”katanya.

Bupati Garut Rudi Gubawan, perihal ada Oknum Kades yang diduga melakukan perbuatan bejad tersebut mengaku prihatin dan mendukung upaya hukum korban. “Jika terbukti, kita desak Kades untuk mundur,”tegas Bupati.

Ditempat terpisah bebeapa elemen masyarakat Desa Cigadog, mengaku kecewa atas ulah Kades IPM yang berbuat keji dan tidak bermoral itu.

“Kami mendesak Bupati untuk segera mencabut SK Kepala Desa, dan tidak usah menunggu terbukti atau tidak, karena sudah ada pengakuan korban. Sangat memalukan, “kata beberapa warga yang enggan ditulis namanya. (Nas)

Baca Lainnya

Halal Bihalal DPD Partai NasDem Jember Dari Silaturahmi ke Tekad Besar Mewujudkan Perubahan Nyata

12 April 2026 - 12:59

Pembangunan Sekolah Rakyat Jatim 2 Madiun Dikebut, Progres Lampaui Target

11 April 2026 - 20:34

Musda VI JSIT Indonesia Daerah Kota Depok: Fenny Nisdawati Sah Menjadi Ketua Baru

11 April 2026 - 18:51

Perkuat Sinergi, SWI Sambangi BAZNAS Pusat Matangkan Kerja Sama Strategis

10 April 2026 - 20:46

News Trending NASIONAL