Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

KESEHATAN

Kemenkes Pastikan Yogyakarta Siap Menjadi Tuan Rumah HWG G20 Pertama

LOGOS TNbadge-check


					Kemenkes Pastikan Yogyakarta Siap Menjadi Tuan Rumah HWG G20 Pertama Perbesar

Yogyakarta, Transnews.co.id – Kementerian Kesehatan akan melaksanakan Health Working Group Pertama (HWG 1) pada 28-30 Maret 2022 mendatang di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Pertemuan ini akan dilaksanakan secara hybrid. Setidaknya sebanyak 70 orang delegasi luar negeri dan 50 orang peserta lokal akan berpartisipasi secara luring.

”Dari 43 negara dan organisasi internasional yang diundang, sampai saat ini yang sudah menyatakan hadir luring adalah 13 delegasi negara anggota G20 dan organisasi internasional dengan peserta sekitar 70 orang delegasi luar negeri dan 50 orang peserta lokal,” Ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Kunta Wibawa Dasa Nugraha pada saat meninjau persiapan HWG 1 di Yogyakarta, Rabu (9/3).

Pengawasan dan pelaksanaan protokol Kesehatan akan dilaksanakan secara ketat selama pelaksanaan HWG, tambah Sekjen Kunta. Mulai dari pemakaian masker, mencuci tangan, menjaga jarak, termasuk juga pengaturan penggunaan kapasitas ruangan hingga layanan antigen harian selama pelaksanaan kegiatan.

”Memang ada beberapa hal yang mungkin perlu diperhatikan, terutama mengenai pengawasan terhadap protokol kesehatan kita akan jaga,” tambah Sekjen Kunta.

Sistem Bubble akan diterapkan selama pelaksanaan kegiatan, mengacu pada Surat Edaran Satgas COVID-19 No 6 tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Sistem Bubble Pada rangkaian Kegiatan Pertemuan G20 di Indonesia Dalam Masa Pandemi COVID-19. Pengecualian karantina dimulai dari kedatangan delegasi di Jakarta, perjalanan udara menuju Yogyakarta, hingga aktivitas pertemuan di hotel, semua dilaksanakan dalam koridor peraturan bersama Satgas Covid 19.

Ada enam titik lokasi yang disambangi Sekjen Kunta. Berawal dari alur kedatangan dan keberangkatan delegasi di Bandara, termasuk kesiapan Kantor Kesehatan Pelabuhan, kantor Pemerintah Daerah Provinsi Yogyakarta, RSUP Dr. Sardjito dan RS Panti Rapih, BBTKLPP Yogyakarta, dan Lokasi Pertemuan HWG 1.

Sekretaris Daerah Provinsi Yogyakarta Raden Kadarmanta Baskara Aji mengatakan akan mendukung penuh pelaksanaan HWG 1 di Yogyakarta.

HWG 1 mengangkat tema Harmonisasi standar protokol kesehatan global, dengan partisipan dari 43 negara dan organisasi internasional yang hadir baik secara luring dan daring.

Selain isu prioritas, pada saat yang bersama juga akan berlangsung side event Tuberkulosis yang bertujuan menggalang komitmen dan meningkatkan investasi berkelanjutan dalam penanggulangan TB.

Kementerian Kesehatan melalui sherpa track akan menyelenggarakan Health Working Group (HWG) yang mengusung tema Menata Ulang Arsitektur Kesehatan Global dengan 3 (tiga) isu prioritas bidang kesehatan, yaitu membangun ketahanan sistem kesehatan global, harmonisasi standar protokol kesehatan global serta memperluas manufaktur global dan pusat pengetahuan untuk pencegahan pandemi, kesiapsiagaan, dan respon.

Untuk penyelenggaraan acara2 G20 secara total sepanjang tahun akan dilaksanakan sekitar 150 pertemuan dan 200 side event di 20 lokasi dalam pelaksanaan presidensi G20 di Indonesia. Pertemuan di Yogyakarta sendiri saat ini teridentifikasi sebanyak 25 pertemuan mulai Maret-Oktober 2022.

”sehingga dibutuhkan koordinasi yang baik dari berbagai institusi yang terlibat, seperti Kemenkes, Kementerian penyelenggara, Imigrasi, Keamanan, Pemda dan lain2 agar protokol dan layanan Kesehatan bisa dijalankan dengan baik,” tambah Sekjen Kunta

Baca Lainnya

Bantu Petani Naik Kelas: Inovasi Bionghum Mahasiswa UPER Tingkatkan Pendapatan Hingga 40 Kali Lipat

2 Februari 2026 - 14:46

Antisipasi Cuaca Ekstrem, PLN Siagakan Gardu Induk Rawan Banjir di Jakarta

2 Februari 2026 - 14:02

Bantu Fresh Graduate Tembus Dunia Kerja, Mahasiswa LSPR Luncurkan HireMeUp

1 Februari 2026 - 16:04

HireMeUp

Dompet Dhuafa Terima Penghargaan Bergengsi di Ajang Digital Innovation 2026

29 Januari 2026 - 14:51

Dompet Dhuafa Terima Penghargaan Bergengsi di Ajang Digital Innovation 2026
News Trending NASIONAL