Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

HUKUM

Kepala BNNK Karawang: Pendistribusian Narkoba 80 Persen Melalui Jalur Laut

LOGOS TNbadge-check


					Kepala BNNK Karawang: Pendistribusian Narkoba 80 Persen Melalui Jalur Laut Perbesar

Karawang, TransNews.co.id-Kepala BKPSDM Kabupaten Karawang, H. Asep Aang Rahmatullah,S.STP.saat membacakan sambutan Plh. Bupati Karawang,Drs.H.Acep Jamhuri M.Si mengatakan Kabupaten Karawang rentan terhadap penyakit sosial masyarakat terutama peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba karena masyarakatnya yang heterogen dan bergaya hidup metropolitan.

“Karenanya semua pihak harus bersinergi untuk mencegah peredaran dan penyalahgunaan barang haram tersebut,”jelasnya.

Pernyataan tersebut dikemukakan dalam acara Konsolidisasi Kota Tanggap Ancaman Pada Sektor Kelembagaan bertajuk “Kebijakan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Lingkungan Pemerintahan Tahun 2021 di Hotel Swiss Bell Inn Karawang, Kamis (18/2/2021).

Asep mengatakan, peredaran barang haram tersebut di masyarakat menggunakan berbagai modus baru. Karena itu seluruh lapisan masyarakat agar turut membantu Badan Nasional Narkotika (BNN) untuk memberantas peredaran gelap narkotika tersebut.

“Bantuan bisa dalam bentuk informasi yang aktual, faktual dan akurat apabila menemukan adanya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, penanganan masalahh narkoba ini tanggung jawab bersama dan harus terintegrasi, baik pemerintah daerah, BNN, penegak hukum, tokoh agama, tokoh masyarakat dan institusi terkait lainnya.

“Lingkungan masyarakat, kampus, sekolah, kelompok generasi muda harus mendapat perhatian khusus karena bisa menjadi tempat-tempat peredaran narkoba,” jelasnya.

Hal senada juga dikemukakan Kepala BNNK Karawang, Dea Rinofha SH, MH agar pemberantasan narkoba harus dilakukan secara sinergis.

“Pendistribusiannya kini 80% melalui jalur laut. Karema itu, kawasan perairan di Karawang harus diwaspadai dan dijaga ketat oleh seluruh pihak,” ungkap Dea.

Kegiatan konsolidasi tersebut menghadirkan narasumber dari Kementerian Dalam Negeri, BNNK Karawang dengan peserta perwakilan dari sejumlah OPD, TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya. Pelaksanaan kegiatan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan berlangsung aman dan lancar.(WY) Editor:Nas

Baca Lainnya

Bupati Subandi Tinjau SDN Sidokepung yang Atapnya Ambruk, Pemkab Siapkan Solusi Cepat dan Jangka Panjang

18 April 2026 - 18:46

Wabup Sidoarjo Resmikan SPPG Desa Prasung, Dorong Layanan Gizi Terintegrasi dan Ekonomi Lokal

16 April 2026 - 19:48

Ketua DPRD Jepara: Retreat Akmil Jadi Kunci Sinkronisasi Kebijakan Pusat dan Daerah

16 April 2026 - 17:23

Gebrakan Tahun Ketiga, IMAC Film Festival Kini Bertransformasi Jadi Ajang Internasional

16 April 2026 - 15:29

News Trending ENTERTAINMENT