Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PERISTIWA

Ketua PW Fatayat NU Banten Terpilih Secara Aklamasi

LOGOS TNbadge-check

Suasana Konferwil PW NU Banten. (Ist)

Tangerang,Transnews-Annisa Sholihah terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Fatayat NU setelah tujuh dari delapan perwakilan Cabang Kota/Kabupaten se Banten sepakat mendaulat Annisa sebagai Ketua PW Fatayat Provinsi Banten 2019 – 2024.

Terpilihnya Annisa setelah organisasi sayap NU yang membidang kaum perempuan muda ini menggelar Konsfrensi Wilayah, ditangerang,Minggu (27/10/19).

Hadir dalam acara tersebut Ketua Umum Fatayat Nahdlatul Ulama Anggia Ermarini, Sekjen Margaret Alyatul Maemunah, Ketua PWNU Banten KH.Bunyamin, Sekretaris GP Ansor Banten Khoerun Huda, Sekretaris ISNU Drs. Erdi Bahtiar, Wadir Bimas Polda Banten AKBP Zainudin dan KNPI Banten A Baiquni.

Dalam Sambutanya Ketum Fatayat Anggia Ermarini menyampaikan bahwa tantangan Fatayat kedepan semakin berat. Ada banyak isu yang harus direspon secara cepat dan bijak oleh fatayat.

“Salah satunya isu Radikalisme yang mulai menggejala pada kelompok perempuan dan anak,”Ucapnya.

Menurut anggi yang juga Wakil Ketua Komisi IX DPR RI mengatakan bahwa hal tersebut kedepan harus menjadi perhatian serius bagi Fatayat. Untuk itu ia berpesan agar siapapun ketua yang terpilih harus bersungguh-sunguh dan dapat melakukan konsolidasi organisasi secara baik.

Anggi juga menyampaikan bahwa upaya merespon hal tersebut Fatayat NU telah meresmikan terbentuknya Garda Fatayat atau GARFA.

“Semoga kehadiran Garfa ini dapat menjadi bagian solusi terhadap berbagai persoalan tersebut,”Pungkasnya.

Senada dengan Anggi, Wadir Bimas Polda Banten AKBP Zainudin menegaskan bahwa fatayat memiliki peran yang sangat strategis dalam menangkal radikalisme ataupun terorisme. Ia mencontohkan betapa banyak kasus-kasus Radikalisme dan aksi-aksi teror yang melibatkan perempuan dan anak.

” Ada kasus bom Panci, bom di surabaya dan paling aktual kasus penusukan Pak Wiranto di Menes,”ujarnya.

Untuk itu ia berpesan agar Fatayat sebagai bagian keluarga besar NU harus bahu membahu menangkal faham-faham radikalisme dan terorisme.

“Fatayat kiranya harus mampu memberikan andilnya dalam hal ini,”Imbuhnya.

Ketua Demisioner Miftahul Jannah dalam sambutanya menjelaskan bahwa kekuatan Fatayat NU memiliki Infrastruktur organisasi yang cukup lengkap dari tingkat pusat sampai tingkat Ranting bahkan anak Ranting.

“Infastruktur Ini kiranya menjadi instrumen dalam membangun perempuan muda sekaligus merespon berbagai isu-isu aktual yang cenderung menghawatirkan,”Terangnya.

Sementara ketua terpilih, Annisa Sholihah yang sebelumnya menjabat Sekretaris Fatayat Banten menyampaikan bahwa dirinya akan melanjutkan program-program fatayat yang telah dirintis pengurus sebelumnya sekaligus menyusun program kerja berikutnya.

“Insyaallah dalam waktu dekat saya akan melakukan konsolidasi, menyusun pengurus dan merancang program-program kedepan,”demikian Annisa.(Gry)

Baca Lainnya

Perkuat Sinergi, SWI Sambangi BAZNAS Pusat Matangkan Kerja Sama Strategis

10 April 2026 - 20:46

Jatim Cetak Sejarah! LKS 2026 Libatkan SMA dan MA, Khofifah Dorong Level Nasional Ikut Berubah

10 April 2026 - 19:01

Peringati Hari Jadi ke-477, Pemkab Jepara Usung Semangat “Kerja Tulus, Wujudkan Jepara Mulus”

10 April 2026 - 13:40

Langkah Strategis DPRD Boyolali Kawal Kesiapan Tuan Rumah Munas SWI 2026

10 April 2026 - 09:39

News Trending PERISTIWA