Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Ketua Pemuda Milenial Pekanbaru Sarankan Terduga Penganiaya Anggota DPRD Kooperatif dan Menyerahkan Diri Kepihak Berwajib

LOGOS TNbadge-check


					Ketua Pemuda Milenial Pekanbaru Sarankan Terduga Penganiaya Anggota DPRD Kooperatif dan Menyerahkan Diri Kepihak Berwajib Perbesar

PEKANBARU, transnews.co.id || Terkait hebohnya berita yang simpang siur di media sosial tentang dugaan pengeroyokan seorang anggota DPRD Kota Pekanbaru inisial IYS dan anaknya, Teva Iris Ketua Pemuda Milenial Pekanbaru berharap Kepolisian harus cepat tanggap menyikapi laporan. Sabtu 4/9/2021.

Ketua Pemuda Milenial Pekanbaru tetap tenang atas simpang siurnya berita yang saat ini jadi pembicaraan masyarakat Kota Pekanbaru, yang beredar informasi pengeroyokan oleh beberapa orang warga terhadap salah seorang anggota DPRD Kota Pekanbaru yang diketahui telah membuat laporan tentang permasalahan tersebut ke Polresta Pekanbaru.

“Karena ini dalam proses pihak kepolisian untuk mengungkap kebenaran, ya kita tunggu saja dulu, saya yakin pihak Polresta Pekanbaru bekerja profesional dalam melakukan penegakan hukum diwilayah Kota pekabaru” Ucap Teva Iris

Iris juga berharap pihak yang diduga melakukan pengeroyokan dan penganiayaan terhadap anggota Dewan tersebut agar bersikap kooperatif dan mempertanggung jawabkan apa yang telah dilakukannya.

“Para terduga pengeroyok anggota Dewan Kota Pekanbaru agar kooperatif dan menyerahkan diri ke Polresta Pekanbaru karena korban telah membuat laporan Polisi terkait kejadian pemukulan dan pengeroyokan itu, lebih baik memyerahkan diri dari pada nanti dijemput paksa oleh petugas kepilisian.” Sebut iris mengakhiri pernyataannya. END

Baca Lainnya

Atasi Lonjakan Distribusi Barang, Peneliti UPER Raih Pendanaan RIIM KI untuk Kembangkan Kendaraan Otonom Logistik

20 Maret 2026 - 10:57

Dugaan Oknum TNI Terlibat Penyiraman Air Keras, BEM PSI: Jangan Lindungi Pelaku!

19 Maret 2026 - 18:52

Gubernur Khofifah Siagakan OPD Hadapi Mudik Lebaran 2026, WFA Diterapkan Tanpa Ganggu Layanan Publik

18 Maret 2026 - 20:02

Pemkab Sidoarjo Berangkatkan 1.400 Pemudik Gratis, Siapkan 28 Bus ke 5 Rute Favorit

18 Maret 2026 - 20:00

News Trending DAERAH