Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Ketua TP PKK Sidoarjo Ajak Tingkatkan Kualitas Kesehatan Ibu dan Anak

Avatar photobadge-check


					Ketua TP PKK Sidoarjo Ajak Tingkatkan Kualitas Kesehatan Ibu dan Anak  Perbesar

Ketua TP PKK Sidoarjo Ajak Tingkatkan Kualitas Kesehatan Ibu dan Anak 

SIDOARJO, transnews.co.id – Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo, Hj. Sriatun Subandi, mengajak seluruh elemen masyarakat berkomitmen meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak. Menurutnya, Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Balita (AKB), serta stunting merupakan indikator penting dalam menilai kinerja pembangunan kesehatan.

“Kesehatan ibu hamil sangat menentukan kualitas generasi mendatang. Ibu yang sehat, cukup gizi, bebas anemia, dan mendapatkan layanan kehamilan yang optimal akan melahirkan bayi yang sehat, kuat, serta tumbuh kembang yang baik,” ujar dr. Sriatun saat membuka acara di Sidoarjo, Kamis (25/9/2025).

Acara tersebut dihadiri para ibu hamil, kader kesehatan, serta kader PKK. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah konkret mewujudkan ibu hamil yang sehat, berpengetahuan, serta mendapatkan layanan kesehatan optimal sejak masa kehamilan. Hal ini juga bagian dari upaya pencegahan stunting sejak dini, bahkan sebelum bayi dilahirkan.

Dalam kesempatan itu, Sriatun mengajak ibu hamil untuk, melakukan pemeriksaan kehamilan minimal enam kali di fasilitas kesehatan.

Selain itu, juga memenuhi kebutuhan gizi seimbang, termasuk konsumsi tablet tambah darah, menghindari faktor risiko kehamilan melalui deteksi dini tenaga kesehatan.

mempersiapkan persalinan aman dengan pendampingan tenaga medis, serta menjaga kesehatan mental dan lingkungan agar melahirkan generasi sehat.

Lebih lanjut, ia menegaskan Pemkab Sidoarjo melalui Dinas Kesehatan berkomitmen menurunkan AKI, AKB, dan stunting dengan program terintegrasi. Di antaranya melalui Gerakan Cegah Stunting Ibu Hamil Sehat, Kelas Ibu Hamil, P4K (Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi), penguatan peran bidan desa dan kader posyandu, pendampingan bagi ibu hamil risiko tinggi, hingga kerja sama lintas sektor dengan Fatayat, PKK, dan organisasi masyarakat.

“Harapan besar kami, melalui gerakan ini Sidoarjo dapat semakin menurunkan angka kematian ibu dan bayi, sekaligus mempercepat penurunan stunting. Dengan begitu, generasi Sidoarjo tumbuh lebih sehat, lebih cerdas, dan siap menjadi SDM unggul yang membanggakan bangsa,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Hadiri Festival Heritage Depok Lama, Wali Kota Tekankan Merawat Kawasan Heritage YLCC Harus Mengedepankan Edukasi

27 Juni 2026 - 22:30

Rehabilitasi Madrasah PHTC Jawa Timur 7 Masuki Tahap Finishing, Tinggal Pemasangan Pintu dan Kaca Jendela

27 Juni 2026 - 20:46

HUT Bhayangkara ke-80: Kasat Reskrim Polres Pemalang Soroti Tantangan Cyber Crime dan Curanmor

27 Juni 2026 - 12:25

Peringati HANI 2026, Kesbangpol Jepara Perkuat Gerakan Bersama Cegah Penyalahgunaan Narkoba

26 Juni 2026 - 22:17

News Trending DAERAH