Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

EKBIS

Kunjungi Pameran IFEX 2026, Ketua DPRD: Momentum Perluas Akses Pasar Global Furniture Jepara

Avatar photobadge-check


					Kunjungi Pameran IFEX 2026, Ketua DPRD Momentum Perluas Akses Pasar Global Furniture Jepara Perbesar

Kunjungi Pameran IFEX 2026, Ketua DPRD Momentum Perluas Akses Pasar Global Furniture Jepara

JAKARTA, transnews.co.id — Deretan kursi rotan, meja kayu jati berukir, hingga desain furnitur modern dari berbagai penjuru Indonesia memenuhi ruang pameran di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City. Di tengah riuh pertemuan pelaku industri dan pembeli internasional itu, satu hal menjadi jelas: pasar global untuk furnitur Indonesia masih terbuka lebar.(6/3/2026)

Momentum itulah yang ditangkap oleh Ketua DPRD Kabupaten Jepara, Agus Sutisna, saat menghadiri pameran Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2026 di Tangerang, Jakarta. Kehadirannya sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap para pelaku industri furnitur Jepara yang tampil dalam pameran berskala internasional tersebut.

IFEX merupakan salah satu pameran furnitur terbesar di Asia Tenggara yang mempertemukan produsen, desainer, dan pembeli dari berbagai negara. Pameran yang berlangsung pada 5–8 Maret 2026 ini menghadirkan lebih dari 500 peserta pameran dengan ribuan produk furnitur dan kerajinan unggulan Indonesia. Ajang ini juga menjadi ruang strategis untuk memperluas jejaring perdagangan internasional sekaligus memperkuat posisi industri furnitur Indonesia di pasar global.

Kunjungi Pameran IFEX 2026, Ketua DPRD Jepara

Saat mengunjungi paviliun Jepara, Agus Sutisna menyampaikan bahwa partisipasi Jepara dalam pameran internasional seperti IFEX merupakan langkah penting untuk menjaga eksistensi sekaligus memperluas pasar produk mebel Jepara.

“IFEX bukan sekadar pameran, tetapi momentum penting bagi industri furnitur Jepara untuk memperluas akses pasar global. Jepara memiliki kekuatan pada kualitas, tradisi ukir, dan kreativitas desain yang harus terus dipromosikan ke dunia,” ujar Agus Sutisna.

Ia menilai, kehadiran pelaku usaha Jepara di pameran internasional seperti IFEX menunjukkan bahwa produk mebel dari daerah tersebut masih menjadi salah satu ikon utama furnitur Indonesia. Dengan dukungan promosi yang kuat dan jejaring bisnis internasional, peluang ekspor bagi para pengrajin dan pelaku usaha Jepara dinilai semakin terbuka.

Dalam kunjungannya, Agus juga menyempatkan diri berdialog dengan sejumlah pelaku industri dan peserta pameran asal Jepara yang menampilkan berbagai produk unggulan, mulai dari furnitur berbahan kayu jati hingga desain kontemporer yang menyasar pasar global.

Menurutnya, industri furnitur merupakan salah satu sektor strategis bagi perekonomian Jepara. Karena itu, pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan perlu terus mendorong inovasi desain, peningkatan kualitas produksi, serta akses pasar internasional bagi para pelaku usaha.

“Jepara sejak lama dikenal sebagai kota ukir dan pusat industri mebel. Tantangan ke depan adalah bagaimana produk-produk ini terus beradaptasi dengan tren global tanpa meninggalkan identitas lokal yang menjadi kekuatan utama,” tambahnya.

Pameran IFEX sendiri menjadi platform penting bagi pelaku industri untuk melakukan business matching dengan pembeli dari berbagai negara. Melalui pertemuan langsung tersebut, diharapkan terjadi transaksi dan kerja sama bisnis yang dapat meningkatkan nilai ekspor furnitur Indonesia, termasuk dari Jepara.
Bagi Agus Sutisna, kehadiran Jepara di panggung internasional seperti IFEX bukan hanya tentang pameran produk, tetapi juga tentang menjaga reputasi daerah sebagai salah satu pusat furnitur terbaik di dunia.

“Jepara sudah memiliki nama besar di industri mebel. Tugas kita bersama adalah memastikan warisan itu terus berkembang dan mampu bersaing di pasar global,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Revolusi Museum Sangiran: Dr. Sudibyo “Hidupkan” Fosil Lewat Teknologi Imersif dan Bit Arrangement

7 Maret 2026 - 03:28

Wujudkan Zero Narkoba Polres Jember Test Urine Bagi Para Perwira

7 Maret 2026 - 03:21

Ramadan Penuh Kebersamaan, Ormas PROGIB DPC Jepara Bagikan 1500 Takjil

7 Maret 2026 - 03:17

Keren, Shila at Sawangan Sukses Gelar Depok Night Run Ramadhan 2026

6 Maret 2026 - 23:39

News Trending DEPOK