Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PERISTIWA

Lagi, ASN Kota Bandung Terjaring Razia Saat Jam Kerja

LOGOS TNbadge-check

Kota Bandung, TransNews.co.id- Enam orang Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Bandung yang berkeliaran saat jam kerja terjaring tim Gerakan Disiplin Aparatur saat melakukan operasi disejumlah pusat perbelanjaan di Kota Bsndung, Senin (6/1/2020).

Para pegawai plat merah tersebut tampaknya tidak jera dan terus terulang melakukan pelanggaran disiplin pegawai saat jam kerja.

Meski masih ada yang terjaring, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana memastikan, kedisiplinan ASN Kota Bandung semakin baik.

“Kalau dulu pertama melaksanakan operasi, ada belasan sampai puluhan. Mudah-mudahan ke depannya tidak ada lagi progrm seperti ini. Kami bukan menakut-menakuti atau mencari kesalahan, tapi mereka semakin sadar dan ingat dengan tugas dan fungsinya,” ucap Yayan kepada media, usai operasi GDA di Jalan Supratman,kota Bandung.

Pada operasi kali ini, tim GDA menyisir pusat perbelanjaan BIP, BEC dan mendatangi sejumlah tempat makan.

Yayan kembali mengingatkan, para ASN harus mengutamakan pelayanan kepada masyarakat. Hal itu menjadi bagian dari pertanggungjawaban pemerintah terhadap rakyatnya.

Perihal jam kerja ASN, Yayan mengungkapkan, aturannya sudah tertera jelas yakni mulai pukul 07.45 WIB – 16.30 WIB. Para ASN telah diberikan waktu cukup senggang untuk istirahat ataupun keperluan lainnya yakni pukul 12.00 WIB- 13.00 WIB.

“Mereka harusnya memberikan pelayanan kepada msyarakat sebaik-baikhya. Bayangkan masyarakat datang jauh, kemudian ASN-nya tidak ada. Bukan tidak boleh ada keperluan, kalau mau keluar ya silahkan tapi ada waktunya juga,” tegasnya.

Dari 6 ASN yang terjaring operasi GDA ini diantaranya tiga orang dari lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) dan tiga lainnya Disdik Kota Bandung.

Fajar memastikan, operasi GDA akan terus digelar secara berkala. Sebab Pemkot Bandung ingin kinerja ASN terus meningkat, utamanya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,”kata Fajar.

Ditempat yang sama Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Aparatur (PMA) Satpol PP Kota Bandung, Dadang Ahdiat menegaskan, pihaknya tidak hanya menjadi pengawal tegaknya beragam Peraturan Daerah saja. Namun, ikut mengawal kinerja para ASN agar menjalankan tugasnya dengan baik,”pungkasnya.(Chryst)

Baca Lainnya

Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan Dimulai 6 April 2026, Lalu Lintas Dialihkan

5 April 2026 - 20:28

Aspidum Kejati Jatim Dicopot, Kejagung Lakukan Pemeriksaan Internal

4 April 2026 - 07:57

BPBD Jatim Tetap Layani Kebencanaan di Bangkalan Saat Penerapan WFH

3 April 2026 - 18:37

Beri Uang Pembinaan, Ketua DPRD Jepara Bakar Semangat Atlet Karate di Kejurprov Jateng

3 April 2026 - 18:02

News Trending DAERAH