Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

EKBIS

Luar Biasa! Produk Kerajinan Purun Kalteng Tembus Pasar Internasional

LOGOS TNbadge-check


					Luar Biasa! Produk Kerajinan Purun Kalteng Tembus Pasar Internasional Perbesar

Palangka Raya, Transnews.co.id – Satu lagi produk kerajinan asal Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), tembus pasar internasional. Produk tersebut yakni produk unggulan bahan dasar Purun dari pelaku usaha Borneo Queen Palangka Raya.

Produk Purun berhasil menembus pasar Internasional, berkat dukungan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Ati Mulyati berharap hal ini menjadi contoh bagi pelaku usaha lainnya untuk memanfaatkan sumber daya alam Kalteng, menjadikan produk-produk unggulan lokal sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah yang mampu masuk dalam pasar internasional.

“Kita memiliki bahan mentah yang melimpah, maka untuk mengembangkannya menjadi usaha produktif, diperlukan sentuhan kreativitas dan peningkatan kualitas produk. Tidak kalah pentingnya adalah akses pemasaran,” ucap, Ati, Jumat (8/4/2022).

Dia mengatakan, Dinas Koperasi dan UKM terus melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap pelaku usaha khususnya UMKM.

“Pembinaan yang kita lakukan diantaranya peningkatan kompetensi SDM, hingga manajemen pemasaran. Sekarang tinggal kemauan untuk berkembang dan bersaing, dan inovasi menjadi bagian yang sangat penting bila ingin merebut persaingan global,” ujarnya.

Kerajinan dengan bahan dasar purun ini, hampir tersebar di seluruh Kabupaten dan Kota di Kalteng. Namun yang menonjol tentu di kabupaten-kabupaten penghasil bahan mentah purun. Itu diantaranya Kabupaten Seruyan, Kapuas dan Pulang Pisau. Kabupaten tersebut juga menjadi penyuplay bahan mentah purun untuk daerah lainnya.

Hal terpenting menurut Ati Mulyati, kerajinan purun tidak cukup dengan mengejar produksi, bidang usaha ini juga sangat bersentuhan dengan seni.

Untuk itu menurutnya disamping kualitas produk, pengembangan inovasi juga harus menyentuh unsur seni yang diimplementasikan dalam model dan corak yang variatif.

“Setiap pelaku usaha harus menjadi agen pembaharuan di bidangnya. Saatnya beralih dari hal-hal yang bersifat konvensional ke menajemen modern, tanpa harus tercabut dari akar kearifan lokalnya,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Peringati Harjasda ke-67, Pemkab Sidoarjo Gelar Doa Bersama 1.000 Anak Yatim 

2 Februari 2026 - 20:38

Peringati Harjasda ke-67, Pemkab Sidoarjo Gelar Doa Bersama 1.000 Anak Yatim 

Antisipasi Cuaca Ekstrem, PLN Siagakan Gardu Induk Rawan Banjir di Jakarta

2 Februari 2026 - 14:02

Ribuan Warga Jepara Padati Tradisi Baratan, Rayakan Nisfu Sya’ban Dengan Kirab Lampion

2 Februari 2026 - 11:30

LSM KPK-RI Mojokerto Gandeng LBH CCI Jatim Tingkatkan Akses Bantuan Hukum Masyarakat

2 Februari 2026 - 11:23

LSM KPK-RI Mojokerto Gandeng LBH CCI Jatim Tingkatkan Akses Bantuan Hukum Masyarakat
News Trending DAERAH