Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Mahasiswa dan Dosen ITS Mandala Sumbang Puluhan Kantong Darah

LOGOS TNbadge-check


					Mahasiswa dan Dosen ITS Mandala Sumbang Puluhan Kantong Darah Perbesar

JEMBER, transnews.co.id – Mahasiswa dan Dosen Institut Teknologi dan Sains (ITS) Mandala Jember aktif ikut donor darah. Setidaknya tiga bulan sekali, puluhan mahasiswa dan dosen ikut donor darah yang diselenggarakan KSR PMI unit ITS mandala yang bekerjasama dengan Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember. Bahkan belasan mahasiswa, karyawan dan dosen ikut donor darah sukerala dalam rangka melaksanakan program kerja KSR PMI Unit ITS mandala Senin, 5 September 2022.

“Alhamdulillah tradisi sedekah melalui donor darah terus terjaga di kampus ITS Mandala,” kata Dewi Utari, ketua KSR PMI unit ITS Mandala. Dalam donor darah tersebut diperoleh belasan kantong darah yang disumbangkan ke UDD PMI Kabupaten Jember.

Kesadaran untuk ikut donor darah, sambung Dewi Utari, tetap terbangun karena KSR PMI Unit ITS mandala aktif melakukan sosialisasi di kampus. “KSR Unit Mandala aktif untuk terus membangun kesadaran untuk sedekah melalui donor darah, termasuk saat PK2MB di ITS Mandala untuk mahasiswa baru,” imbuhnya.

Dia menjelaskan, tiap tiga bulan sekali, KSR PMI Unit ITS Mandala bersama UDD PMI Kabupaten Jember menyelenggarakan kegiatan donor darah sukarela di kampus. Hampir tiap ada kegiatan donor darah banyak mahasiswa dan dosen yang ikut. “Bahkan ada karyawan yang rutin ikut donor darah. donor darah selain sedekah juga bisa menjaga tubuh tetap sehat,” terangnya.

Sebab, setiap pendonor darah yang rutin maka tubuh akan memproduksi darah yang segar menggantikan darah yang diambil dalam proses donor darah. Selain itu, setiap pendonor yang aktif juga dites tensi dan HB darahnya. “Kalau tidak standar tidak boleh donor berarti ada yang bermasalah tubuhnya. Biasanya petugas kesehatan memberikan arahan agar tubuh sehat kembali,” ungkap mahasiswa asal Situbondo tersebut.

Ghufron Evian Efendi, Koordinator unit Humas PMI Kabupaten Jember menegaskan KSR PMI menjadi salah satu motor penggerak dalam pengerah pendonor darah. “Hampir semua kampus di Jember sudah memiliki KSR PMI unit. Mereka menjadi ujung tombak mengerahkan pendonor darah dari kampus. Kami ucapakan banyak terima kasih kepada semua KST PMI Unit di kampus, salah satunya KSR PMI Unit ITS Mandala yang aktif bergerak,” ujar Ghufron Evian Efendy. (lrfak)

Baca Lainnya

Pemkab Sidoarjo Renovasi 400 Warung Rakyat, Naikkan Bantuan Jadi Rp10 Juta per Unit di Tahun 2026

11 Februari 2026 - 21:31

IWAPI Sidoarjo Didorong Jadi Motor Transformasi Digital, Sekda Fenny: Perempuan Pengusaha Kunci Indonesia Emas 2045

11 Februari 2026 - 21:29

Polres Jepara Tetapkan 3 Tersangka Kasus Miras Oplosan Maut di Pakis Aji

11 Februari 2026 - 21:13

Pesta Miras Oplosan di Jepara: 5 Warga Tewas Beruntun, 3 Warga Kritis

11 Februari 2026 - 12:00

News Trending DAERAH