Menu

Otomatis

DAERAH

Mudik Ditiadakan, Sopir Bus di Tasikmalaya Pasrah Fitrah Belum Terbayar

LOGOS TNbadge-check

Mudik Ditiadakan, Sopir Bus  di Tasikmalaya Pasrah Fitrah Belum Terbayar Perbesar

Kab Tasikmalaya,transnews.co.id-Sejumlah pengemudi PO Bus antar Kota termasuk antar wilayah di Tasikmalaya Jawa Barat mengaku pasrah atas pemberlakuan larangan mudik idul fitri tahun 2021, sepuluh hari sebelum dan sesudah lebaran oleh pemerintah mulai besok.

“Kami hanya bisa pasrah atas larangan mudik yang ditetapkan pemerintah.Tetapi tolong kebutuhan kami untuk pemenuhan kebutuhan hari raya di perhatikan,”kata Amir Sopir Bus PO Budiman jurusan Tasik Ciheras, diterminal simpang Pamijahan Rabu (5/5/2021).

Amir mengungkapkan, larangan mudik tahun ini dirasa sangat memberatkan, karena sama sekali tidak ada pemasukan untuk keluarga di rumah padahal lebaran didepan mata. Sementara dari PO perusahaan Bus sama sekali tidak ada THR.

“Jujur saya pasrah,karena mulai besok praktis tidak ada pemasukan untuk dibawa pulang,” ujar pemilik tiga putra ini.

Hal senada diutarakan Kosim,Sopir Po Bus lainnya saat dihubungi di terminal Indihiyang Tasikmalaya.

Kosim mengungkapkan, luar biasa dahsyatnya larangan mudik yang diterapkan pemerintah. Satupun anaknya belum memiliki baju lebaran, apa lagi untuk kebutuhan lebaran lainnya,untuk bayar zakat fitrah pun belum dikantonginya.

“Kami paham larangan mudik demi kebaikan kita semua. Mudah mudahan keluhan kami didengar oleh pemerintah dan perusahaan,”katanya.

Sememtara Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil seperti dikutip Detik meminta destinasi wisata di Jabar yang masuk ke wilayah zona merah ditutup karena ada dua daerah di Jabar yang masuk kategori zona merah yaitu Kabupaten Bandung Barat dan Kota Tasikmalaya.

“Jawa Barat juga selalu melihat setiap ada menjelang libur panjang kenaikan kasus pasti naik. Dengan berat hati saya sampaikan, di hari ini, di minggu ini ada dua zona merah datang lagi ke Jawa Barat satu KBB dan satu lagi kota Tasikmalaya,” ujar Emil kepada sejumlah media usai mengikuti apel gabungan Rabu pagi.

Menurut Emil, sesuai arahan Kapolri, untuk destinasi wisata di zona merah diarahkan untuk ditutup.

“Pihaknya sudah berkomunikasi dengan kepala daerah di Kabupaten Bandung Barat dan Kota Tasikmalaya untuk mensosialisasikan arahan tersebut,”tandasnya. (Nop) Editor:Nas

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Pemkab Pasuruan Gelar Pasar Murah Tiga Hari, Tekan Harga Sembako dan Jaga Daya Beli Warga

7 Sep 2026 - 19:55 WIB

Pemkab Pasuruan Gelar Pasar Murah Tiga Hari, Tekan Harga Sembako dan Jaga Daya Beli Warga

Pasar Murah ke-119 di Lumbang Diserbu Warga, Transaksi Tembus Rp114,7 Juta

7 Sep 2026 - 19:53 WIB

Pasar Murah ke-119 di Lumbang Diserbu Warga, Transaksi Tembus Rp114,7 Juta

Sambut HUT TNI ke-81, Koramil Jonggol dan Warga Sukanegara Gelar Kerja Bakti Massal

6 Sep 2026 - 15:36 WIB

Sambut HUT TNI ke-81, Koramil Jonggol dan Warga Sukanegara Gelar Kerja Bakti Massal

SWI Menggelar Edukasi Perpajakan

6 Sep 2026 - 13:46 WIB

SWI Menggelar Edukasi Perpajakan

Raih BKD Award Depok, Bambang Sutopo: Jabatan Adalah Kepercayaan dan Amanah Rakyat

4 Sep 2026 - 18:56 WIB

Raih BKD Award Depok, Bambang Sutopo: Jabatan Adalah Kepercayaan dan Amanah Rakyat

Kebocoran Air Jadi Sorotan, Delta Tirta Sidoarjo Ditarget Tambah Pelanggan hingga 90 Ribu Sambungan

3 Sep 2026 - 21:02 WIB

Kebocoran Air Jadi Sorotan, Delta Tirta Sidoarjo Ditarget Tambah Pelanggan hingga 90 Ribu Sambungan
Trending di PERISTIWA