Pekerja Migran Asal Jatim Pulkam Langsung Dikarantina di Wisma Asrama Haji Surabaya

Surabaya , Transnews.co.id – Gelombang Pekerja Migran Indonesia (PMI) WNI , mudik ke Jawa Timur mulai berdatangan melalui bandara Juanda, sejak hari Rabu 28 April 2021.

Selain cuti mudik untuk berlebaran, kebanyakan mereka pulang karena selesai kontrak kerja.

Menurut Kadisnaketrans Jawa Timur Himawan Estu, Jumat (30/4/2021) mengungkapkan, pada 28 April 2021 terdata dicounter helpdesk PMI UPT P2TK Disnakertrans Jatim telah tiba 404 orang PMI/WNI.

Kemudian tanggal 29 April 2021 tiba 450 orang PMI/WNI. Sedang 30 April 2021 ini tiba 518 orang PMI/WNI.

“Mereka ini termasuk gelombang pertama yang menerapkan prokes wajib karantina,” ujar Himawan.

Himawan menjelaskan, kedatangan PMI/WNI tersebut tiba dari berbagai negara berbeda. Terbanyak berasal dari Malaysia, Hongkong, Taiwan, Singapura dan Brunei.

“Berdasar alur, setibanya di bandara juanda dicek validitas surat swab/pcr, dan akan langsung masuk karantina diantar bus pemprov dengan terlebih dahulu di test swab/pcr ulang di Wisma Asrama Haji Surabaya,”katanya.

Dikatakan Himawan,setelah 2 hari karantina, dan dinyatakan negatif COVID-19, maka mereka lanjut dijemput oleh pemda kab/kota dan dikarantina di daerah asal masing-masing sampai hari ke 5.

“Jika PMI/WNI ada yang dinyatakan positif COVID-19, akan diisolasi di RS Lapangan Indrapura atau RS Darurat atau RS Rujukan di daerah,”ujarnya.

Kedatangan wajib karantina ini utamanya, mengantisipasi kemungkinan melonjaknya angka penderita COVID-19 pasca libur ldul fitri.

Selain itu guna pencegahan penyebaran dan penularan virus mutasi dari India dari informasi rencana kepulangan 14.000 orang WNI/PMI dari luar negeri.

Berdasar data Counter Helpdesk PMI Disnakertrans Jatim, jumlah PMI pulang dari Januari sampai dengan 26 April 2021 melalui bandara Juanda Surabaya sebanyak 17.897 orang.

Lebih dari 75% pulang karena habis kontrak kerja, sisanya cuti dan sakit/bermasalah.

Daerah asal terbanyak kepulangan PMI ke Kab. Malang, Ponorogo, Kab Blitar, Tulungagung, Banyuwangi, Pamekasan serta Sampang.(HD).Editor :Nas

Loading

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/ atau berita tersebut di atas, Silahkan mengirimkan sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami, sebagai-mana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: transnewsredaksi@gmail.com