Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

NASIONAL

Perkuat Posisi Lampung di Lima Besar Produsen Padi, Balitbangtan Dongrak Produktivitas via Perbenihan VUB

LOGOS TNbadge-check


					Perkuat Posisi Lampung di Lima Besar Produsen Padi, Balitbangtan Dongrak Produktivitas via Perbenihan VUB Perbesar

Lampung, Transnews.co.id – Lampung selama ini dikenal sebagai daerah yang giat menggenjot produksi padi hingga bertengger di lima besar nasional provinsi dengan peningkatan produksi padi tertinggi.

Mendukung ketahanan pangan Provinsi Lampung, Balitbangtan melalui Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Lampung mendorong ketersediaan benih sumber dan penumbuhan penangkar benih padi melalui introduksi Varietas Unggul Baru (VUB) hasil invensi Balitbangtan.

Salah satu wilayah yang berhasil dikembangkan sebagai sentra perbenihan adalah di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan. Pada total luasan 1.000 ha di lokasi tersebut berhasil ditanam VUB Inpari 30 dengan luas 7 ha perbenihan atas pendampingan BPTP Lampung bersama Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Lampung Selatan dan Penyuluh Pertanian Lapang (PPL) setempat.

Keberhasilan ini tercermin pada gelaran panen raya di Desa Trimomukti pada Rabu (20/10/2021) yang dihadiri oleh Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin.

Dalam sambutannya, Sudin mengapresiasi kinerja Kementerian Pertanian yang telah mendampingi petani di wilayah Kabupaten Lampung Selatan, sehingga pada panen tersebut dapat diperoleh hasil produksi 7,8 ton/ha yang akan dijadikan sumber benih.

“Petani harus dapat memaksimalkan pengolahan hasil tanaman padi, misalnya dipacking dalam kemasan 5 kg dan dapat diperjualbelikan di pasar-pasar tradisional maupun modern,” ungkap Sudin.

Selanjutnya Kepala Balitbangtan, Fadjry Djufry menyatakan saat ini Balitbangtan telah menghasilkan 318 VUB, di antaranya Inpari 30 yang saat ini dilakukan panen raya. “Inpari 30 ini berasal dari Varietas Ciherang yang telah mengalami pengembangan, yaitu toleran terhadap genangan.” lanjutnya.

Sementara, Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto mengatakan bahwa Provinsi Lampung adalah salah satu wilayah penyangga yang menyumbang pangan untuk wilayah DKI Jakarta dan Pulau Jawa. “Lampung Selatan dapat menjadi daerah penyangga ketahanan pangan nasional,” tegas Nanang.

Dalam kegiatan ini juga diserahkan secara simbolis bantuan alat mesin pertanian, Sertifikat Rekomendasi sebagai Penangkar Benih, benih padi Inpari 30 hasil penangkaran Kelompok Tani Bali Lestari, pupuk cair LOB dari PT GGP, benih padi Inpari 32 dari PT Agri Makmur Pertiwi, dan benih kelapa varietas Kelapa Puan Kalianda (KPK).

Baca Lainnya

Revolusi Museum Sangiran: Dr. Sudibyo “Hidupkan” Fosil Lewat Teknologi Imersif dan Bit Arrangement

7 Maret 2026 - 03:28

Sosialisasi PPL, PLN UIT JBB Tekankan Aspek K3 dan Keselamatan Warga di Sekitar Jalur Transmisi

5 Maret 2026 - 22:39

Dari Boyolali Untuk Indonesia: HKPS dan Munas SWI 2026, Satukan Wartawan Nusantara

5 Maret 2026 - 19:50

PLN Lakukan Perbaikan Hotspot Contact Finger PMS di Gardu Induk 150 kV Cilegon Baru

3 Maret 2026 - 19:03

News Trending EKBIS