Menu ✖

Otomatis

PERISTIWA

Polda Jatim Selidiki Dugaan Sindikat Jual Beli Vaksin Booster

LOGOS TNbadge-check

Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Kabid Humas Polda Jatim saat memberikan keterangan pers di Mapolda Jatim terkait sindikat jual beli vaksin COVID-19 booster ilegal Perbesar

Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Kabid Humas Polda Jatim saat memberikan keterangan pers di Mapolda Jatim terkait sindikat jual beli vaksin COVID-19 booster ilegal

Surabaya, Transnews.co.id – Polda Jatim memberikan atensi terhadap laporan Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya, terkait dugaan adanya sindikat jual beli vaksin COVID-19 booster ilegal di Kota Pahlawan. Oleh karenanya Polda Jatim pun ikut bergerak dan mengusutnya agar segera tuntas.

Kabid Humas Polda Jawa Timur (Jatim), Kombes Pol Gatot Repil Handoko mengatakan, dugaan sindikat vaksin COVID-19 booster ilegal masih dalam penyelidikan. Berdasarkan data yang diterima kepolisian, dipastikan tidak ada keterlibatan pemerintah. “Karena berdasarkan data yang ada itu tidak ada keterlibatan dari pemerintah Polda Jatim memberikan asistensi,” ujarnya via sambungan telepon, Senin (10/1/2022).

Perwira dengan tiga melati emas tersebut menambahkan, bahwa vaksin COVID-19 booster ilegal dan berbayar itu diduga didapatkan oleh para sindikat dari sisa vaksin yang ada. Sebab, merek vaksin yang dijual itu CoronaVac yang merupakan buatan perusahaan asal Tiongkok, Sinovac. Vaksin itu dicanangkan gratis oleh pemerintah. “Dugaannya adalah sisa vaksin yang digunakan,” ucap Gatot.

Sebelumnya, Kepala Dinkes Surabaya, Nanik Sukristina, sebenarnya belum tahu persis terkait adanya jual beli vaksin COVID-19 booster. Namun, ada pemberitaan yang muncul bahwa seorang warga Surabaya mendapatkan vaksin Sinovac dengan harga Rp 250 ribu. ”Terkait kasus tersebut, Dinas Kesehatan Kota Surabaya telah melaporkan ke Polrestabes Surabaya dan saat ini ditangani Kasatreskrim Polrestabes,” ujarnya dalam rilis yang dilihat Kamis (6/1/2022).

Saat ini pihaknya, masih menunggu hasil penelusuran Polrestabes Surabaya. Sebab, sekarang kepolisian sedang melakukan penyidikan. “Hasil penelusuran kasus tersebut menunggu hasil penelusuran kasus dari pihak Polrestabes dan menunggu hasil penyidikan dari pihak Polrestabes,” ujarnya. (hd)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Wali Kota Depok Sampaikan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi DPRD Mengenai Raperda APBD 2027

3 Nov 2026 - 11:10 WIB

Wali Kota Depok Sampaikan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi DPRD Mengenai Raperda APBD 2027

Papua Jadikan Majadigi Jatim Rujukan Revitalisasi Layanan Publik Digital

2 Nov 2026 - 19:58 WIB

Papua Jadikan Majadigi Jatim Rujukan Revitalisasi Layanan Publik Digital

Pemkab Sidoarjo Perpanjang Kontrak 3.794 PPPK Paruh Waktu, Kinerja dan Profesionalisme Jadi Sorotan

2 Nov 2026 - 19:55 WIB

Pemkab Sidoarjo Perpanjang Kontrak 3.794 PPPK Paruh Waktu, Kinerja dan Profesionalisme Jadi Sorotan

Pemkot Depok Turun Langsung Dukung Atlet Porprov Jabar 2026, Tim Basket Putra Raih Kemenangan Telak

1 Nov 2026 - 08:58 WIB

Pemkot Depok Turun Langsung Dukung Atlet Porprov Jabar 2026, Tim Basket Putra Raih Kemenangan Telak

Sekda Depok Ajak Warga Ramaikan Festival Budaya Nusantara dan JUSS di Kecamatan Limo

31 Okt 2026 - 21:27 WIB

Sekda Depok Ajak Warga Ramaikan Festival Budaya Nusantara dan JUSS di Kecamatan Limo

Resmi Bentuk Kepengurusan 2026–2031, SWI Kota Depok Siap Perkuat Organisasi

30 Okt 2026 - 20:46 WIB

Resmi Bentuk Kepengurusan 2026–2031, SWI Kota Depok Siap Perkuat Organisasi
Trending di DEPOK