Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

NASIONAL

Presiden Jokowi Tinjau Proyek Sandar Pelabuhan Patimban Di Subang

LOGOS TNbadge-check

Subang, transnews.co.id- Proyek Dermaga Sandar Pelabuhan Patimban di Kecamatan Pusakanagara kabupaten Subang, fase I. Ditinjau oleh Presiden RI Joko Widodo, Jum’at (29/11/19).

Presiden Jokowi meninjau sejauh mana progres pembangunan pelabuhan patimban yang merupakan proyek strategis nasional yang pengerjaannya bekerjasama dengan Jepang.

Presiden mengatakan, pembangunan pelabuhan ini dilakukan untuk memperbaiki kinerja logistik dan investasi, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi. Pembangunan Pelabuhan Patimban dilakukan secara bertahap, yakni dimulai pada tahun 2018, dan ditargetkan selesai seluruhnya pada tahun 2027.

“Progres pembangunan terbilang bagus dan sesuai harapkan tahapan pertama nanti akan diselesaikan pada Juni 2020,” kata Presiden.

Presiden mengatakan, Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang Jabar, diharapkan akan menjadi pelabuhan besar nantinya di tahun 2027.

“Proyek tersebut merupakan pekerjaan yang besar dengan tahapan yang memang jangka panjang,”ujarnya.

Jokowi mengaku puas dengan proyek pengembangan Pelabuhan Sandar Patimban di Subang, Jawa Barat. Pelabuhan yang dibangun dengan investasi tahap awal sebesar Rp 29 triliun ini dinilai Jokowi tergolong bagus dan sesuai harapan.

Tahapan pertama investasi yang diperlukan Rp 29 triliun. Tapi total kedepannya sampai Rp 50 triliun lebih.

Jokowi menambahkan pelabuhan itu secara keseluruhan terbentang pada luasan 654 hektare dengan 300 hektare untuk terminal peti kemas dan sisanya terminal kendaraan.

“Memang ini nanti akan banyak yang untuk terminal kendaraan ekspor mobil-mobil industri kita. Yang 300 hektare untuk terminal kendaraan dan peti kemas dan back up area ada 354 hektare dan ini kita harapkan nanti memenuhi kapasitas 750.000 TEUS memang ini gede sekali,” katanya.

Terkait akses, Presiden mengatakan proyek jalan pendukung telah dikerjakan dan bahkan hampir rampung.

“Akses tadi saya lihat dikerjakan sudah hampir selesai, selesai April, muncul-muncul Juli tadi kita lihat progress sudah bagus tidak ada masalah. Tinggal jalan tol sepanjang 37 km dari tol Cipali menuju ke sini. Jadi kecepatan itu ada, efisiensi itu ada,” kata Jokowi.

Informasi yang dihimpun tercatat untuk Proyek Pengembangan Patimban Paket 1 terdapat terminal kendaraan seluas 25 hektare dengan kapasitas 218.000 CBU, terminal peti kemas 14 hektare dengan kapasitas 250.000 TEUs, dan lokasi tunggu truk 12 hektare. Panjang dermaga kendaraan 350 m dan dermaga peti kemas 420 m dengan kedalaman dermaga 10 m. (Nas/Yu)

Baca Lainnya

Aspidum Kejati Jatim Dicopot, Kejagung Lakukan Pemeriksaan Internal

4 April 2026 - 07:57

BPBD Jatim Tetap Layani Kebencanaan di Bangkalan Saat Penerapan WFH

3 April 2026 - 18:37

Beri Uang Pembinaan, Ketua DPRD Jepara Bakar Semangat Atlet Karate di Kejurprov Jateng

3 April 2026 - 18:02

Pemkab Sidoarjo Terapkan WFH Setiap Jumat, Dorong Efisiensi dan Transformasi Digital ASN

2 April 2026 - 19:32

News Trending DAERAH