JATIM, transnews co.id – Progres pekerjaan rehabilitasi dan renovasi Madrasah PHTC (Program Hasil Terbaik Cepat) Jawa Timur 8 menunjukkan capaian positif. Hingga minggu ke-10 April 2026, realisasi pekerjaan telah melampaui target yang direncanakan.
Project Manager PT Zhafira Tetap Jaya, Ardi Mahendra Gunadi, S. Ars., M.Ars., IAI., menyampaikan bahwa progres fisik proyek di lapangan telah mencapai 10,12 persen, melampaui target rencana sebesar 7,48 persen. Dengan demikian, terdapat surplus progres sebesar 2,64 persen.
“Secara teknis, pekerjaan di lapangan berjalan lancar tanpa kendala berarti,” ujar Ardi, Rabu (1/4/2026).

Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari kerja keras tim di lapangan serta keseriusan dalam menjalankan tanggung jawab proyek.
Untuk menjaga percepatan pekerjaan agar tetap sesuai target, pihaknya juga telah mengerahkan sebanyak 157 tenaga kerja, di luar staf administrasi kantor.

Progres Rehabilitasi Madrasah PHTC Jatim 8 Surplus, Capai 10,12 Persen di Minggu ke-10
Adapun lingkup pekerjaan dalam proyek rehabilitasi dan renovasi ini meliputi berbagai tahapan, mulai dari persiapan dan pembongkaran bangunan lama, pekerjaan tanah dan beton, pembesian, pemasangan dinding dan lantai, pemasangan atap menggunakan rangka baja ringan dan onduline, pemasangan keramik, hingga pengecatan akhir.
Sementara itu, Kepala Madrasah Ibtidaiyah penerima program, Abdul Ghofur, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas bantuan yang diberikan pemerintah melalui Kementerian PUPR dan Satker Prasarana Strategis Jawa Timur.
“Kami sangat bersyukur atas pelaksanaan rehabilitasi sekolah ini.
Semoga dapat selesai tepat waktu, tepat mutu, dan tepat biaya. Dengan fasilitas yang lebih baik dan nyaman, diharapkan mampu meningkatkan semangat belajar siswa,” ungkapnya.
Diketahui, proses tender pembangunan Sekolah Rakyat Jawa Timur 8 diikuti oleh sekitar 100 perusahaan jasa konstruksi nasional. Dari jumlah tersebut, sebanyak 17 perusahaan berhasil memasuki tahap evaluasi akhir.
Berdasarkan hasil evaluasi, PT Zhafira Tetap Jaya ditetapkan sebagai pemenang tender dengan nilai penawaran sebesar Rp36.225.806.093,44. Proyek ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di wilayah Jawa Timur.












