Menu

Mode Gelap

PERISTIWA

Ratusan Guru Dan Pengawas Di Cianjur Ikut Pendidikan Implementasi Anti Korupsi

LOGOS TNbadge-check

Inilah ratusan guru dan pengawas peserta pendidikan implementasi anti korupsi di Cianjur. (Ist)

Cianjur,transnews.co.id- Sebanyak 254 guru mata pelajaran PKN pendidikan SMP Negeri dan swasta serta para pengawas SD dan SMP pada lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cianjur, mengikuti kegiatan Implementasi Pendidikan Anti Korupsi.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekda Cianjur H. Aban Subandi di Hotel Delaga Biru Cianjur,Senin (25/11/19) kemarin.

Kepala Bidang Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cianjur H. Sukirman menyampaikan bahwa Pelaku koruptif telah merasuki ke-elemen bangsa. Kita semua mengetahui perilaku seperti itu membuat tindak pidana korupsi menjadi hal yang dianggap biasa.

Sebuah ironi karena perilaku tersebut adalah perbuatan tidak bermoral, perilaku koruptif ditandai oleh hilangnya nilai jujur, peduli, mandiri, disiplin,tanggung jawab, kerja keras, kesederhanan, berani dan adil dari dalam diri individu.

“Mari kita bangun kembali penguatan nilai-nilai anti korupsi mulai dari sekolah, kini saatnya mengembalikan sekolah sebagai lokomotif penguatan pendidikan anti korupsi diawali dengan memastikan bahwa kurikulum pengakomodasi nilai-nilai anti korupsi sebagai jantung pendidikan kurikulum,” tegas Sukirman.

Sukirman mengatakan, dalam hal itu tujuannya mengutamakan mental sebagai dasar moral dan perilaku sejak dini yang dilakukan secara rasional dan sistematis melalui dunia pendidikan.

“Menemukan model-model situs simulasi yang sesuai dengan tingkatan pendidikan dan merumuskan silabus pendidikan yang terintegrasi dengan mata pelajaran dan kegiatan sekolah extrakulikuler,” ungkapnya.

Sementara itu Sekda Cianjur menyampaikan bahwa didalam pendidikan anti korupsi sebagai upaya yang dilakukan untuk meminimalisir dan memberantas korupsi melalui pendidikan, dan dipilih sebagai salah satu alternatif pemberantasan korupsi.

“Upaya pemberantasan korupsi harus menjadi agenda utama bangsa kita, semua harus berperan aktif dengan kapasitas masing-masing guna memberantas dan mencegah korupsi,”Kata Sekda.

Menurut Sekda, upaya pencegahan korupsi itu sendiri dapat dijadikan fokus pada generasi masa depan bangsa dengan cara memberikan pendidikan pengenalan akan bahaya korupsi apa penyebabnya, bagaimana akibatnya, bagi kelangsungan hidup suatu negara,”tuturnya.

Sekda menandaskan, bagaimana mencegahnya bagi generasi muda adalah hal yang sangat efektif, sekolah adalah wadah paling utama untuk mengimplementasikan pendidikan anti korupsi bagi bangsa Indonesia diperlukan dukungan dari seluruh elemen bangsa agar dari generasi ke generasi tidak terjerumus kedalamnya.

“Untuk itu diperlukan tekad yang bulat serta keinginan yang kuat terutama dari pemerintah untuk terus melakukan perbaikan dan penyempurnaan peraturan dan kebijakan yang ada,”pungkas Sekda. (Ali/Mal)

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Serahkan Masjid Award 2025 kepada 31 Masjid Terbaik se-Jawa Timur

7 Desember 2025 - 20:29

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan Masjid Award 2025 kepada 31 masjid terbaik dari berbagai daerah di Jawa Timur. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan SK PW DMI Jatim No.16/SK/PW-DMI/JTM/XII/2025 dalam acara yang digelar di Islamic Center Surabaya, Jumat (6/12/2025).

Bupati Subandi Bersama Ribuan Jamaah Gelar Mujahadah Kubro di Pendopo Delta Wibawa

7 Desember 2025 - 20:27

Bupati Subandi Bersama Ribuan Jamaah Gelar Mujahadah Kubro di Pendopo Delta Wibawa

Wabup Mimik Idayana Resmi Buka Jayandaru Sunrise Jazz Festival 2025, Launching Tari Pesona Delta

7 Desember 2025 - 20:25

Wabup Mimik Idayana Resmi Buka Jayandaru Sunrise Jazz Festival 2025, Launching Tari Pesona Delta

Peringati Hari Disabilitas Internasional, YRPPD Bersama YCD Perkuat Depok Jadi Kota Ramah Inklusi

7 Desember 2025 - 15:47

Peringati Hari Disabilitas Internasional, YRPPD Bersama YCD Perkuat Depok Jadi Kota Ramah Inklusi