RKBA Peringati 729 Tahun Berdirinya Kerajaan Darul Kamal

  • Bagikan

 

TN. ACEH l – Rumoh Koalisi Budaya Aceh (RKBA) yang terdiri dari beberapa organisasi diantaranya Peusaba Aceh, Krong Aceh, Aceh Culture And Education dan Alif, melaksanakan peringatan Berdirinya Kerajaan Darul Kamal yang berlokasi di Makam Meurah Dua Gampong Ulee Lueng Aceh Besar, Selasa (26/2/19).

Menurut Mawardi, Ketua Peusaba mengatakan, peringatan ini bertujuan mengenang perjuangan Para Sultan terdahulu dalam membangun Aceh seperti diketahui dalam sejarah bahwa tahun 689 (1290) Darul kamal bangkit dengan Sultan pertama adalah Sultan Muhammad Abdul Malik Firman Syah,  kemudian dilanjutkan oleh Maharaja Putri Nikmah, kemudian dilanjutkan Sultan Alaiddin Mansur Syah,  kemudian dilanjutkan oleh Sultan Mahmud Syah, kemudian dilanjutkan oleh Sultan Alaidin Nuruddin, kemudian barulah dilanjutkan oleh Sultan Abdullah Malikul Mubin 789-825 Hijriah.

“Sultan Abdullah Malikul Mubin sangat terkenal karena beliau adalah Sultan terbesar Darul Kamal setelah itu. Kemudian naiklah Sultan Inayat Syah bin Sultan Abdullah Malikul Mubin yang kemudian memindahkan Ibukota ke Turam Biluy. Sampai kemudian Darul Kamal dan Meukuta Alam berseteru hingga kenaikan Sultan Syah pada tahun 881 Hijriah,” terang Mawardi.

Lebih jauh Mawardi mengungkapkan, meukuta Alam dan Darul Kamal bersatu saat Naiknya tahta Ali Mughayat Syah menjadi Sultan di Kesultanan Aceh Darussalam. Sultan Ali Mughayat Syah juga yang menyatukan semua kerajaan di Aceh untuk tunduk kebawah Kesultanan Aceh Darussalam, hingga Kenaikan Tahta Sultan Iskandar Muda yang memperluas wilayah Aceh, hingga Semenanjung Malaysia dan Sumatera.*** (Agam)

 860 views

  • Bagikan

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Silakan mengirimkan sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: transnewsredaksi@gmail.com Terima kasih.