JATENG, transnews.co.id – Dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Boyolali ke-179, Pemerintah Kabupaten Boyolali menggelar Panen Raya Padi di Desa Sangge, Kecamatan Klego, Rabu (3/6/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Boyolali, Agus Irawan, dan dihadiri berbagai unsur pemerintah, legislatif, akademisi, perbankan, hingga kelompok tani.
Acara diawali dengan panen padi di area persawahan Desa Sangge, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan seremonial dan dialog bersama petani di Balai Desa Sangge.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda Kabupaten Boyolali, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Adik Sasongko, Anggota DPRD Kabupaten Boyolali Azis Aminudin dan Dimas Febi, Kepala BRMP Provinsi Jawa Tengah, Dinas Pertanian Kabupaten Boyolali, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Boyolali, Bulog Area Surakarta, PLN Area Sumberlawang, Pupuk Indonesia, Rektor Universitas Boyolali, perwakilan perbankan, BPJS, Sekber Wartawan Indonesia, Camat Klego, para kepala desa se-Kecamatan Klego, penyuluh pertanian, serta kelompok tani dan masyarakat Desa Sangge.
Kepala Desa Sangge, Mahmudi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas dipilihnya Desa Sangge sebagai lokasi Panen Raya dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Boyolali.
“Atas nama pemerintah desa dan masyarakat, khususnya para petani Desa Sangge, kami merasa bangga dan bersyukur atas terselenggaranya kegiatan ini. Semoga momentum ini semakin memotivasi petani untuk meningkatkan hasil pertanian,” ujarnya.
Mahmudi juga menjelaskan bahwa keberadaan sumur dalam di wilayahnya telah memberikan dampak positif bagi sektor pertanian.
Menurutnya, petani kini mampu melakukan panen hingga tiga kali dalam setahun dengan hasil yang melimpah dan kualitas yang baik.
“Harapan kami, petani dan masyarakat Desa Sangge dapat hidup lebih baik, makmur, dan sejahtera,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Klego, Nuryadi, S.Sos., menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati Boyolali beserta rombongan. Ia berharap perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian tidak hanya terfokus pada Desa Sangge, tetapi juga menjangkau seluruh desa di Kecamatan Klego.
“Kami berharap kegiatan ini mampu menambah semangat dan motivasi para petani. Di Kecamatan Klego terdapat 13 desa yang juga membutuhkan perhatian dan dukungan dalam pengembangan sektor pertanian,” ungkapnya.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Boyolali, Suyanta, S.P., M.M., menegaskan komitmen pihaknya untuk terus memberikan penyuluhan dan pendampingan teknis kepada petani, mulai dari proses budidaya hingga hilirisasi hasil pertanian.
“Kami akan terus bersinergi dengan penyuluh, mitra strategis, dan para petani agar produktivitas pertanian semakin meningkat dan hasil panen lebih maksimal,” katanya.
Dalam sambutannya, Bupati Boyolali Agus Irawan menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam membangun sektor pertanian yang kuat dan berkelanjutan.
“Kehadiran berbagai pihak pada kegiatan ini menunjukkan bahwa penguatan sektor pertanian membutuhkan ekosistem yang saling mendukung, mulai dari penyediaan sarana produksi, energi, pembiayaan, pendampingan akademik, hingga pemasaran hasil panen,” ujar Bupati.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyerahkan bantuan berupa satu unit rotavator, hand sprayer, benih padi unggul, serta paket sembako kepada masyarakat yang berhak menerima.
Ia berpesan agar bantuan alat pertanian yang diberikan dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik demi meningkatkan produktivitas petani.
“Peralatan ini harus digunakan dan dirawat dengan baik agar bermanfaat dalam memudahkan pengolahan lahan pertanian. Jangan sampai dijual,” pesannya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi audiensi dan dialog antara pemerintah daerah dengan para petani. Dalam forum tersebut, petani menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan guna dicarikan solusi bersama. Acara ditutup dengan foto bersama antara Bupati Boyolali, tamu undangan, dan kelompok tani Desa Sangge.











