Banten, Transnews.co.id – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat (UIT JBB) terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan melalui pemeliharaan aset berbasis kondisi atau condition based maintenance.
Salah satu langkah yang dilakukan PLN melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Cilegon adalah melaksanakan pengujian Partial Discharge (PD) pada kabel tenaga dan peralatan incoming 20 kV di Gardu Induk (GI) 150 kV Menes.
Pengujian Partial Discharge dilaksanakan oleh tim pemeliharaan Gardu Induk ULTG Rangkas sebagai langkah preventif untuk mendeteksi secara dini adanya indikasi degradasi, kelemahan isolasi, maupun potensi kerusakan pada kabel tenaga dan peralatan incoming 20 kV.
Melalui pengujian tersebut, PLN dapat memperoleh gambaran kondisi isolasi peralatan secara lebih akurat sehingga indikasi anomali dapat segera ditindaklanjuti. Pendekatan berbasis kondisi ini menjadi bagian penting dalam strategi pemeliharaan PLN untuk mencegah potensi gangguan berkembang menjadi gangguan yang dapat memengaruhi keandalan penyaluran tenaga listrik.
Manager PLN UPT Cilegon, Eka Annise Ambarani, mengatakan bahwa pengujian Partial Discharge merupakan salah satu bentuk pemeliharaan preventif yang dilakukan PLN untuk memastikan aset ketenagalistrikan tetap berada dalam kondisi optimal.
“Keandalan sistem kelistrikan tidak hanya ditentukan oleh kecepatan penanganan ketika terjadi gangguan, tetapi dimulai dari bagaimana PLN mampu mengantisipasi potensi gangguan sejak dini. Melalui pengujian Partial Discharge, kami dapat mengetahui kondisi isolasi peralatan dan menentukan langkah pemeliharaan secara lebih tepat berdasarkan kondisi aktual aset. Hal ini penting untuk memastikan kesiapan sistem, terutama dalam mendukung kebutuhan listrik masyarakat menjelang momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Eka.
General Manager PLN UIT JBB, Himmel Sihombing, menegaskan bahwa menjaga keandalan sistem kelistrikan merupakan komitmen PLN yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan di seluruh wilayah kerja UIT JBB.
“PLN UIT JBB berkomitmen untuk terus menjaga keandalan sistem kelistrikan di seluruh wilayah kerja kami melalui pengelolaan aset yang terencana, pemeliharaan yang berbasis kondisi, serta penguatan kompetensi dan kesiapsiagaan personel. Setiap aset transmisi memiliki peran penting dalam menjaga kesinambungan penyaluran tenaga listrik, sehingga potensi gangguan harus dapat kita identifikasi dan mitigasi sedini mungkin,” tegas Himmel.
Menurutnya, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi pengingat bagi seluruh insan PLN untuk terus memberikan kontribusi terbaik melalui penyediaan infrastruktur kelistrikan yang andal sebagai salah satu fondasi bagi aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi nasional.
“Bagi PLN, menjaga keandalan listrik adalah bagian dari pengabdian untuk negeri. Karena itu, kami tidak hanya memastikan sistem siap menghadapi momentum-momentum penting seperti peringatan HUT Kemerdekaan, tetapi juga menjaga keandalan tersebut setiap saat. Kami akan terus melakukan penguatan preventive maintenance, inspeksi, pengujian, dan evaluasi kondisi aset secara konsisten agar sistem transmisi di wilayah kerja PLN UIT JBB tetap aman, andal, dan siap mendukung kebutuhan listrik masyarakat,” lanjut Himmel.
Melalui pelaksanaan pemeliharaan dan pengujian peralatan secara berkala, PLN UIT JBB terus memastikan seluruh aset transmisi dan gardu induk berada dalam kondisi optimal. Upaya tersebut didukung oleh kompetensi personel, penerapan teknologi pengujian, serta budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang menjadi prioritas dalam setiap pekerjaan.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen PLN UIT JBB dalam menghadirkan sistem kelistrikan yang aman, andal, dan berkelanjutan, sekaligus memastikan infrastruktur transmisi tetap siap menopang aktivitas masyarakat, sektor industri, pusat-pusat ekonomi, serta pembangunan nasional.









Komentar ditutup.