Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Sebanyak 32 Ribu Kendaraan Wisatawan Tercatat Masuk ke Lembang Sejak Lebaran

LOGOS TNbadge-check


					Sebanyak 32 Ribu Kendaraan Wisatawan Tercatat Masuk ke Lembang Sejak Lebaran Perbesar

Bandung, Transnews.co.id – Tercatat sebanyak 32 ribu kendaraan wisatawan dari arah Kota Bandung dan Cimahi memasuki kawasan objek wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Jumlah tersebut terhitung sejak Lebaran hingga H+1.

Kondisi itu menyebabkan kawasan objek wisata Lembang dipadati wisatawan dan arus lalu lintas pun mengalami kepadatan. Alhasil aparat kepolisian harus menerapkan sistem one way di Jalan Raya Lembang untuk menghindari kepadatan lebih parah.

“Berdasarkan pantauan kami, sejak hari H lebaran sampai malam (kemarin) diperkirakan ada 32 ribu kendaraan yang masuk ke Lembang,” sebut Kasatlantas Polres Cimahi, AKP Sudirianto, Kamis (5/5/2022).

Khusus pada hari H lebaran, lanjutnya, jumlah kendaraan yang masuk ke kawasan objek wisata Lembang mencapai sekitar 17 ribu dan yang keluar sebanyak 15 ribu kendaraan. Itu menunjukkan ada wisatawan yang menginap di Lembang.

Antrean kendaraan itu sudah terlihat dari sejak Jalan Setiabudi Kota Bandung. Kendaraan yang menuju objek wisata Lembang didominasi roda empat dengan pelat nomer dari luar daerah. Walaupun ada juga yang dari Bandung Raya.

“Pada H+2 lebaran lalu ekor kendaraan sudah sampai di Eldorado Kota Bandung, sehingga kami harus menerapkan skema one way untuk mengurai kemacetan,” terangnya.

Upaya pengaturan arus lalu lintas tersebut, tambahnya, dilakukan karena terjadi peningkatan volume kendaraan sebanyak 25% jika dibandingkan dengan hari H lebaran. Bahkan peningkatan kendaraan diprediksi masih akan terjadi hingga akhir pekan ini karena masih masa libur panjang.

“Ada peningkatan kendaraan sekitar 25 persen, sehingga kendaraan ke Lembang padat dan harus dilakukan skema one way,” tandasnya.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Siagakan OPD Hadapi Mudik Lebaran 2026, WFA Diterapkan Tanpa Ganggu Layanan Publik

18 Maret 2026 - 20:02

Pemkab Sidoarjo Berangkatkan 1.400 Pemudik Gratis, Siapkan 28 Bus ke 5 Rute Favorit

18 Maret 2026 - 20:00

Jelang Lebaran 2026, Forkopimda Jepara Pastikan Stok Pangan dan Energi Aman

17 Maret 2026 - 21:39

Semarak Ramadhan, Grup Senam Aerobik Saigo Jepara Gelar Buka Bersama untuk Pererat Silaturahmi

16 Maret 2026 - 21:52

News Trending DAERAH