Menu

Otomatis
Breaking News

PERISTIWA

Semua Camat Di Kota Bandung Di Panggil Sekda, Ada Apa Ya?

LOGOS TNbadge-check

Semua Camat Di Kota Bandung Di Panggil Sekda, Ada Apa Ya? Perbesar

Kota Bandung, transnews.co.id-Sekda Kota Bandung, Ema Sumarna mengumpulkan para camat dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Balai Kota Bandung, Selasa (7/1/2020).

Pada pertemuan dengan agenda Evaluasi Kinerja Tahun 2019 tersebut, sekda menginstruksikan kepada para pimpinan OPD untuk terjun ke lapangan dan melihat kondisi riil Kota Bandung.

Sebelum pertemuan, sekda telah menugaskan stafnya menelusuri seluruh penjuru kota untuk memotret infrastruktur publik yang perlu mendapat perhatian.

Mulai dari trotoar yang rusak, pohon yang perlu peremajaan, sungai yang mengalami pendangkalan, hingga aksi vandalisme. Ia juga menyoroti titik-titik pembuangan sampah yang harus segera ditindaklanjuti.

“Ini kota kita, wajah kita. Semua harus lebih peduli dan lebih bertanggung jawab terhadap kota kita,” tegasnya.

Saat membahas soal sungai, ia meminta aparat kewilayahan untuk bergerak bersama warga bekerja bakti membersihkan sungai dan saluran.

Ia meminta Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan petugas kewilayahan untuk mengerahkan segala sumber daya yang tersedia untuk merawat sungai.

“Kalau sungai sudah terawat, permasalahan hidrologi seperti banjir seharusnya bisa dihindarkan,” katanya.

Demikian pula soal trotoar dan jalan, sekda ingin agar dinas terkait memperbaiki setiap ruas jalan yang rusak. Jika jalan itu milik pemerintah provinsi atau pusat, ia minta agar dikoordinasikan agar wajah kota bisa lebih rapi dan cantik.

“Tapi kita fokus di jalan-jalan Kota Bandung dulu. Untuk jalan provinsi dan pusat memang bukan kewenangan kita. Tapi masyarakat kan tidak mau tahu itu, tetap kita juga harus koordinasi,” katanya.

Sekda pun menekankan kepada jajaran kewilayahan agar memfokuskan penggunaan dana Program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayahan (PIPPK) untuk infrastruktur lingkungan, terutama perbaikan sarana perairan.

Ia ingin dana PIPPK tahun ini juga memiliki keberpihakan pada program pengelolaan sampah menggunakan konsep Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan).

Menurut sekda, program Kang Pisman bukan sekadar pemenuhan janji wali kota, melainkan kebutuhan nyata dan mendesak. Persoalan lingkungan di Kota Bandung harus segera dituntaskan sebelum bom waktu kerusakan lingkungan akibat sampah itu meledak.

“Ini saatnya kita mengajak kepada semua orang untuk ikut terlibat dalam Kang Pisman. Saya ingin agar setiap kelurahan punya RW-RW yang sudah melakukan Kang Pisman. Hotel-hotel dan pusat perbelanjaan juga harus ada percontohan yang melakukan Kang Pisman. Kita semua harus bergerak,” pungkasnya.***

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Karhutla Bromo Capai 899 Hektare, Menko PMK Desak Jatim Tuntaskan Api hingga Jum’at

13 Agu 2026 - 19:57 WIB

Karhutla Bromo Capai 899 Hektare, Menko PMK Desak Jatim Tuntaskan Api hingga Jum’at

Agus Sutisna Raih Radar Kudus Award 2026, Tegaskan Kesejahteraan Warga Jadi Prioritas

12 Agu 2026 - 20:59 WIB

Agus Sutisna Raih Radar Kudus Award 2026, Tegaskan Kesejahteraan Warga Jadi Prioritas

33,4 Juta Warga Dapat Beras Gratis, Mentan Tegaskan Perintah Presiden

12 Agu 2026 - 18:35 WIB

33,4 Juta Warga Dapat Beras Gratis, Mentan Tegaskan Perintah Presiden

Sebanyak 254 Kepala Sekolah Sidoarjo Dikukuhkan, Subandi Tegaskan Tak Ada Gratifikasi

12 Agu 2026 - 18:32 WIB

Sebanyak 254 Kepala Sekolah Sidoarjo Dikukuhkan, Subandi Tegaskan Tak Ada Gratifikasi
News Trending DEPOK