Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DEPOK

Setda Kota Depok Godok Program Unggulan 2027: Dari Insentif Guru Ngaji Hingga Perlindungan Sosial

Avatar photobadge-check


					Tangkapan layar Forum Renja Setda Depok Secara Daring. Perbesar

Tangkapan layar Forum Renja Setda Depok Secara Daring.

DEPOK, transnews.co.id – Pemerintah Kota Depok melalui Sekretariat Daerah (Setda) resmi menggelar Forum Rencana Kerja (Renja) secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (25/02/2026).

Forum ini menjadi langkah krusial dalam menyusun dokumen perencanaan demi menyempurnakan rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Depok Tahun 2027.

Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, yang membuka kegiatan tersebut secara resmi, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran Setda.

Ia menekankan bahwa program yang dirumuskan harus memiliki dampak nyata dan langsung dirasakan oleh masyarakat.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya Setda Kota Depok atas terselenggaranya forum ini. Semoga program yang dirumuskan mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Chandra Rahmansyah.

Sebagai perangkat daerah pendukung tugas kepala daerah, Setda Kota Depok mengarahkan programnya pada misi keempat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.

Fokus utamanya meliputi peningkatan sektor transportasi, optimalisasi pelayanan publik, serta transformasi tata kelola pemerintahan berbasis digital.

Tak hanya itu, forum ini juga memperkuat komitmen terhadap program unggulan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok, antara lain:

Fasilitasi Wisata Keberagaman: Memperkuat toleransi dan potensi wisata lokal.

Perlindungan Sosial: Pemberian jaminan bagi penjaga rumah ibadah.

Jaminan Ketenagakerjaan: Cakupan perlindungan bagi pengurus RT, RW, LPM, serta pekerja rentan.

Insentif Pendidik: Pemberian tunjangan bagi guru ngaji dan pendidik rohani di Kota Depok.

Chandra Rahmansyah juga mengingatkan para peserta forum agar lebih selektif dalam menyusun anggaran. Ia berharap ada kurasi yang ketat terhadap subkegiatan yang akan didorong pendanaannya melalui APBD.

“Melalui forum renja ini, saya berharap dilakukan seleksi terhadap kegiatan dan subkegiatan yang benar-benar prioritas untuk didorong pendanaannya melalui APBD,” tuturnya tegas.

Menutup arahannya, Wawalkot mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak bisa dicapai sendirian. Dibutuhkan sinergi yang harmonis antara Sekretariat Daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk menjawab tantangan pembangunan dan isu strategis di masa depan.

“Keberhasilan pembangunan memerlukan kesungguhan, itikad baik, kerja keras, serta sinergi yang harmonis,” tandasnya.

Baca Lainnya

Baru Seumur Jagung, Edmond Johan Dikabarkan Diberhentikan sebagai Plt/Pjs Ketua Kadin Kota Depok

26 Februari 2026 - 23:15

Hadiri Acara Silahturahmi Ramadhan SWI Depok, Bambang Sutopo Bicara Soal Kritik Pedas dan Masa Depan Pemkot

26 Februari 2026 - 18:07

SWI Kota Depok Gandeng LBH Matapena Keadilan, Perkuat Perlindungan Hukum dan Sosial Wartawan

26 Februari 2026 - 17:59

Wujud Kepedulian, Pembina YGP Park Man Ho Turun Langsung Serahkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Depok

25 Februari 2026 - 16:10

News Trending DEPOK