Silat Beksi Disukai Pelajar Singapura

Jakarta.TransNews l – Para pesilat Beksi yang bernaung di bawah Yayasan Kampung Silat Petukangan (YKSP) mendapat sambutan antusian saat menghibur para siswa-siswi SD Singapura di Hotel Ibis, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jum’at (30/8).

Para siswa-siswi yang didampingi beberapa orang guru itu datang ke Jakarta dalam rangka berdarma wisata budaya. Guna mengenal lebih dekat seni budaya Betawi untuk menambah wawasan dan pengetahuan mereka tentang Betawi, maka diundanglah para seniman dan pesilat yang bernaung di Yayasan Kampung Silat Petukangan.

Acara yang dimulai pukul 19.00 WIB sampai dengan 20.00 WIB itu diisi oleh pertunjukan permainan musik rebana, pembacaan puisi yang berjudul Hikayat Haji Godjali berbahasa Inggris dan dikompilasi dengan pertunjukan Silat Beksi.

“Saya merasa senang atas antusiasme para pelajar Singapura itu terhadap silat Beksi. Mereka bukan hanya terhibur, tetapi juga terpesona melihat penampilan atraksi jurus silat Beksi dari para pesilat kita. Hal itu ditandai oleh para murid, baik laki-laki maupun perempuan, yang ingin belajar langsung memperagakan jurus Silat Beksi yang dipandu oleh pesilat Kampung Silat Petukangan,” terang Abdul Azis selaku Sekreraris Yayasan Silat Petukangan.

Sementara Agus Riyanto selaku Humas dari Yayasan Kampung Silat Petukangan menambahkan, “Dalam kesempatan ini kami menghadirkan para pemain rebana dari YKSP dan para pesilat Beksi asuhan Babe Marhali.”

Acara atraksi permainan rebana dan silat Beksi itu ditutup dengan pembagian souvernir atau cinderamata dari Kampung Silat Petukangan berupa poster dan lukisan sketsa wajah tokoh silat Beksi Petukangan kepada pihak sekolah, hotel, dan Golden Travel Services Singapore yang telah cukup baik bersinergi dengan Kampung Silat Petukangan.

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, silahkan mengirim sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: transnewsredaksi@gmail.com