Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

SMK Walisongo Semarang Kunjungan Industri ke Diskominfo Jatim

LOGOS TNbadge-check


					SMK Walisongo Semarang Kunjungan Industri ke Diskominfo Jatim Perbesar

SMK Walisongo Semarang Kunjungan Industri ke Diskominfo Jatim

 

SURABAYA, transnews.co.id – Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur (Diskominfo Jatim) menerima kunjungan industri dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Walisongo Semarang, pada Senin (28/7/2025).

Kunjungan tersebut, merupakan bagian dari program tahunan yang diikuti oleh siswa kelas XI jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi.

Sebanyak 44 siswa hadir dalam kunjungan tersebut, didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Walisongo Semarang, Gany Listianto.

Dalam sambutannya, Gany menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk menambah wawasan siswa mengenai sistem jaringan komunikasi dan telekomunikasi yang diterapkan di instansi pemerintah

“Kegiatan ini rutin kami lakukan agar para siswa dapat melihat langsung implementasi teknologi jaringan dan aplikasi yang digunakan di dunia kerja, khususnya di instansi seperti Diskominfo Jatim,” ujar Gany.

Dalam sesi pemaparan, Ketua Tim Jaringan TIK Diskominfo Jatim, Dendy Eka Puspawadi, menjelaskan berbagai program dan aplikasi yang tengah dikembangkan dan dikelola oleh Diskominfo Jatim. Beberapa di antaranya adalah Satu Data Jatim, Klinik Hoaks, dan MajaDigi (Majapahit Digital), yang merupakan inisiatif digitalisasi informasi dan pelayanan publik di Jawa Timur.

Sementara, pada sesi diskusi interaktif salah satu siswa, Haidar, mengajukan pertanyaan terkait keamanan data dalam aplikasi open data yang dikelola oleh Kominfo Jatim. Ia menanyakan apakah ada potensi kebocoran data pribadi dalam sistem tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Dendy menegaskan bahwa aplikasi open data hanya menyediakan data publik yang bersifat umum, bukan data pribadi. “Data yang disediakan dalam open data adalah data agregat, seperti jumlah penduduk atau statistik pendidikan, atau pertanian. Data pribadi tidak pernah ditampilkan,” jelasnya.

Dendy berharap, kegiatan ini dapat memberikan pengalaman dan pengetahuan baru bagi siswa SMK Walisongo Semarang dalam memahami praktik nyata pengelolaan teknologi informasi dan komunikasi di lingkungan pemerintahan.

 

Baca Lainnya

Atasi Lonjakan Distribusi Barang, Peneliti UPER Raih Pendanaan RIIM KI untuk Kembangkan Kendaraan Otonom Logistik

20 Maret 2026 - 10:57

Dugaan Oknum TNI Terlibat Penyiraman Air Keras, BEM PSI: Jangan Lindungi Pelaku!

19 Maret 2026 - 18:52

Gubernur Khofifah Siagakan OPD Hadapi Mudik Lebaran 2026, WFA Diterapkan Tanpa Ganggu Layanan Publik

18 Maret 2026 - 20:02

Pemkab Sidoarjo Berangkatkan 1.400 Pemudik Gratis, Siapkan 28 Bus ke 5 Rute Favorit

18 Maret 2026 - 20:00

News Trending DAERAH