Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

SMPN ll Lemahabang Diduga Jual Aset Negara

LOGOS TNbadge-check


					SMPN ll Lemahabang Diduga Jual Aset Negara Perbesar

KARAWANG, transnews.co.id – Diduga barang bangunan yang termasuk barang milik sekolah (BMS) yang tercatat atau belum tercatat, baru-baru ini tertangkap kamera awak media, diangkut memakai mobil pick up (Bak Terbuka) keluar lingkungan areal sekolah.

Barang bekas material jenis genting dan kayu diduga dijual belikan, dugaan berdasarkan keterangan driver saat melintas, keluar areal lokasi SMPN ll Lemahabang, Karawang, Senin (26/08/2024).

Saat berhasil dikonfirmasi sopir pengangkut barang bekas matrial milik sekolah tersebut mengatakan dengan jelas, “barang yang dibawa nanti akan dijual belikan, lebih jelasnya silahkan saja hubungi kepala sekolah,” ungkapnya.

Barang yang diangkut memakai kendaraan jenis pic up belum diketahui secara jelas dari pihak terkait sekolah serta Disdikpora apakah legal atau ilegal, seperti lazimnya ada berita acaranya.

Barang material bekas bangunan SMPN terkait keluar dari dalam areal sekolah diantaranya adalah genting, kayu jenis balok, kaso dan kusen. Entahlah hasil penjualan uangnya itu dialokasikan untuk apa.

Ada seseorang yang mengaku komite serta Pokmas yang bernama Kumis, dirinya telah menjanjikan kepada awak media, “kalau mau lebih lanjut hari Senin datang aja kesini lagi ngobrol bareng sama konsultan, karena sebagai komite cuma terima kunci saja, dan yang lebih bertanggung jawab bangunan itu adalah konsultan,” ujar kumis (26/08).

Keterangan kumis terkesan Sumir dan tidak jelas, yang dipertanyakan bukanlah pekerjaan bangunan, tetapi sekrup atau bekas material bangunan sekolah yang dijual.

Selanjutnya kumis yang mengaku memiliki dua jabatan komite dan Pokmas, saat hari yang di janjikan ternyata Nihil, Kumis yang membuat agenda pertemuan kepada awak media, mempertemukan dengan konsultan tidak terlihat batang hidungnya, diduga kuat komite SMPN ll Lemahabang membohongi, memperdaya, dan menghalangi kerja wartawan. (27/08).

Pihak SMPN ll Lemahabang belum berhasil dikonfirmasi, hal itu menjadi semakin dipertanyakan, hingga berita ini dibuat, belum ada keterangan resmi pihak sekolah.

Baca Lainnya

Peringati Harjasda ke-67, Pemkab Sidoarjo Gelar Doa Bersama 1.000 Anak Yatim 

2 Februari 2026 - 20:38

Peringati Harjasda ke-67, Pemkab Sidoarjo Gelar Doa Bersama 1.000 Anak Yatim 

Bantu Petani Naik Kelas: Inovasi Bionghum Mahasiswa UPER Tingkatkan Pendapatan Hingga 40 Kali Lipat

2 Februari 2026 - 14:46

Satu Dekade Berdiri, Universitas Pertamina Sabet Predikat Akreditasi Unggul

2 Februari 2026 - 11:45

Satu Dekade Berdiri, Universitas Pertamina Sabet Predikat Akreditasi Unggul

Ribuan Warga Jepara Padati Tradisi Baratan, Rayakan Nisfu Sya’ban Dengan Kirab Lampion

2 Februari 2026 - 11:30

News Trending DAERAH