Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

NASIONAL

Steve Mara: Pemerintah Harus Tangani Serius Kelestarian Lingkungan Papua

LOGOS TNbadge-check


					Steve Mara: Pemerintah Harus Tangani Serius Kelestarian Lingkungan Papua Perbesar

JAKARTA, transnews.co.id – Permasalahan perubahan iklim telah menjadi perhatian dunia di berbagai forum, Indonesia sebagai Negara yang besar memiliki wilayah hutan yang luas juga menjadi paru-paru dunia. Posisi strategis Indonesia dimata dunia salah satunya pada Propinsi Papua yang perlu mendapat perhatian dalam menjaga kelestarian lingkungannya, hal itu dibenarkan oleh tokoh Pemuda Papua Steve Mara Steve Rick Elson Mara. “Papua jadi salah satu daerah yang hutannya masih perawan,memang sudah dibongkar tetapi ada sebagian masih belum disentuh. Kalau dibilang paru-paru dunia, hutan Papua masih banyak menyimpan banyak rahasia,”ujarnya seusai menjadi narasumber Webinar yang digelar Perhimpunan Eropa Untuk Indonesia Maju (PETJ) akan menyelenggarakan Podcast Let’s Talk About Papua: “Maintaining Sustainable Environment in Papua” pada 27 November 2021.

Menurutnya, membahas tentang lingkungan menjadi suatu yang menarik. Tidak hanya aktifis maupun masyarakat, lanjutnya, Pemerintah harus menanganinya dengan serius. Meski Pemerintah sudah melakukan banyak hal, namun Pemerintah juga harus mengambil langkah strategis. “Pemerintah sudah lakukan banyak hal. Namun, jangan sampai terjadi lagi seperti beberapa waktu lalu kita dihebohkan dengan adanya deklarasi tertentu yang menjadi sorotan dunia. Kenapa dengan Papua, green state malah kelompok lain yang bicara,”paparnya.

Steve mengungkapkan setidaknya ada sumber konflik diantaranya: sumber data, nilai, kepentingan, relasi dan struktural. Ia mencontohkan, Beni Wenda berbicara tentang Papua tapi dia tidak memahami Papua. Dia menegaskan, apa yang disampaikannya bukan mewakili Pemerintah Indonesia ataupun orang Papua. “Organisasi Beny Wenda tidak terdaftar di PBB. Belum lagi, sekelompok orang yang berteriak bahwa sumber daya alam Papua tidak berpengaruh pada orang Papua itu tidak benar. Apalagi ada media yang menyebut bahwa tiap hari 240 kg emas diangkut dari Papua,jelas itu adalah hoax dan tidak benar,”paparnya.

Dirinya mengajak untuk menjaga air, hutan dan tanah Papua,samangatnya adalah persatuan Indonesia, dalam pemerataan pembangunan. “Jadi, Papua adalah Final bagian dari Indonesia. tidak hanya Papua saja yang diperhatikan, tapi juga Kalimantan, Sumatera, dan lainnya. Sebab kita semua adalah bagian dari Negara Kesatuan Indonesia yang tidak terpisahkan.

Kita membutuhkan Pemerintah untuk membangun seluruh Propinsi di Indonesia untuk maju bersama,”jelasnya.
Hal senada diutarakan Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia di United Kingdom (PPI UK) Oki Earlivan Sampurno. Menurutnya, saat ini yang perlu dilakukan adalah mempromosikan kedamaian di Papua. Yang perlu ditegaskan,Papua adalah bagian dari Indonesia.Papua memiliki sisi hubungan permasalahan yang kompleks baik datang dari internal maupun eksternal,untuk itu, warga Papua harus dibangun sumber daya ekonomi, skill, kapasitas, pendidikan dan kesehatan diperkuat. “Tentunya peran Pemerintah Pusat sangat penting dalam membangun dan memonitoring. Perlu diwaspadai juga, yang membuka lahan hutan untuk diolah bukan hanya dari dalam Negeri. Tapi, juga dari asing dimana kalau terjadi kerusakan mereka menunjuk hidung Pemerintah Daerah.

Kita berharap agar lingkungan di Papua tetap lestari dan menjadi Propinsi yang maju,”tandasnya. (Red)

Baca Lainnya

Melalui Mesin Daur Ulang RVM, BRI Menara BRILiaN Ajak Peduli Lingkungan

13 Februari 2026 - 20:00

Menjaga Marwah Profesi Wartawan, Adhifatra Agussalim Rilis Buku “Membumikan Good Journalist Governance”

12 Februari 2026 - 20:10

PLN Ganti Lightning Arrester, Listrik Masyarakat Tetap Andal dan Aman

10 Februari 2026 - 13:03

Tinjau Pasar Cisalak Depok, Wamendag Pastikan Stabilitas Harga dan Kebersihan Pasar

9 Februari 2026 - 23:30

News Trending EKBIS