Menu ✖

Otomatis

DEPOK

Tim Taskforce Kemenkes Datangi Pemkot Depok

LOGOS TNbadge-check

Tim Taskforce Kemenkes Datangi Pemkot Depok Perbesar

DEPOK, transnews.co.id | Tim Taskforce Kemenkes dipimpin Staf Ahli Bidang Hukum Kesehatan dr. Kuwat Sri Hudoyo, MS, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung dr. Siti Nadia,M.Epid datangi kota Depok.

Tim diterima Sekretaris Daerah Kota Depok Hardiono didampingi Kepala Dinkes Kota Depok Novarita di Gedung Baleka Depok, Kamis (17/9).

Sekda Kota Depok, Hardiono menyampaikan terima kasih atas kehadiran tim Taskforce Kementerian Kesehatan RI. Kehadiran tim dinilai sebagai bentuk perhatian dalam menurunkan angka kesakitan COVID-19 di kota Depok.

Dia menjelaskan, hasil monitoring terdapat kekurangan tenaga kesehatan karena juga kelelahan, sehingga perlu tambahan relawan kesehatan. Untuk rapid test dan PCR diharapkan diperbanyak sesuai sebaran data dari kecamatan dan kelurahan.

“Disamping itu dibutuhkan HCU, ICU yang masih kurang, akan dibantu dana DAK dari pusat.”jelas Hardiono kepada transnews.co.id

Sementara data tempat tidur pasien harus di update terus setiap hari agar datanya akurat dan pasien tidak terkesan di pingpong.

Kebutuhan lain seperti masker dan desinfektan masih kurang, perlu penyemprotan dalam upaya pencegahan serta diberikan sangsi bila ada yang melanggar terutama soal masker dan tempat berkumpul.

Disisi lain, lanjut Hardiono,  upaya promosi agar terus disosialisasikan melalui berbagai cara. Mulai dari atas tempat kerja di perkantoran sampai level bawah di RT.

“Mengefektifkan Gugus Tugas Siaga Covid-19 di level RW. Untuk melakukan sosialisasi dan sangsi bagi yang melanggar tidak menggunakan masker.” tambahnya.

Hardiono juga menyampaikan pesan Tim Taskdorce Kemenkes agar Kota Depok berfokus bersama sama mengendalikan kasus COVID-19, salah satunya dengan memperkuat sistem pelayanan Kesehatan.

“Perkuat sistem dalam pelayanan kesehatan serta pelatihan untuk SDM mulai hilangkan ego sentral kita fokus bersama dalam pengendalian kasus COVID-19” ucap Hardiono.

Harapan kunjungan Tim Taskforce Kemenkes adalah agar Dinas Kesehatan membuat rencana aksi 14 hari kedepan.

“Sehingga akan termonitor penurunan penyakit kasus covid 19 serta angka kematiannya.” tandasnya.

Seperti diketahui, untuk menekan angka di 9 provinsi yang tinggi Covid-19 Kementerian Kesehatan RI membentuk Tim Taskforce.

Tim ini bertugas membantu kerjasama dan berkolaborasi membantu petugas kesehatan di kabupaten/kota untuk mencapai penurunan angka COVID-19. -YN

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Sastrawan Lintas Generasi Unjuk Gigi di Acara Puncak Festival Sastra Jakarta 2026 di TIM

5 Nov 2026 - 08:25 WIB

Sastrawan Lintas Generasi Unjuk Gigi di Acara Puncak Festival Sastra Jakarta 2026 di TIM

Gubernur Khofifah Letakkan Batu Pertama Rutilahu di Probolinggo, Lima Warga Dapat Bantuan Renovasi

4 Nov 2026 - 19:20 WIB

Gubernur Khofifah Letakkan Batu Pertama Rutilahu di Probolinggo, Lima Warga Dapat Bantuan Renovasi

Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi I Kabupaten Malang Tuntas 100 Persen, Siap Diresmikan

4 Nov 2026 - 19:16 WIB

Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi I Kabupaten Malang Tuntas 100 Persen, Siap Diresmikan

Desa Lojejer Gelar Sosialisasi Kesiapan Panen Raya Jagung Serentak Nasional

3 Nov 2026 - 18:52 WIB

Desa Lojejer Gelar Sosialisasi Kesiapan Panen Raya Jagung Serentak Nasional

Job Fair Sidoarjo Sediakan 4.246 Lowongan, TPT Masih Tertinggi di Jatim

3 Nov 2026 - 18:05 WIB

Job Fair Sidoarjo Sediakan 4.246 Lowongan, TPT Masih Tertinggi di Jatim

Progres Pembangunan TPST Kabupaten Gresik Capai 53 Persen, Optimis Tuntas Akhir Desember 2026

3 Nov 2026 - 18:03 WIB

Progres Pembangunan TPST Kabupaten Gresik Capai 53 Persen, Optimis Tuntas Akhir Desember 2026
Trending di DAERAH